Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Video Terkait Murid yang 'Keroyok Guru', Kepsek: Tidak Ada Tindakan Pemukulan

Kepala Sekolah tersebut juga menjelaskan bahwa siswa melakukan hal tersebut agar Joko tidak marah-marah.

Editor: Indry Panigoro

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terkait video viral murid yang bully guru di kelas beredar luad di media sosial, Kepala SMK NU 3 Kaliwungu Muhaidin menyampaikan klarifikasinya, Minggu (11/11/2018).

Muhaidin menjelaskan bahwa guru yang ada di video tersebut adalah Joko Susilo (54) yang sedang mengajar kelas X jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) pada Kamis (8/11/2018) saat jam pelajaran terakhir.

Kemudian ia mengatakan bahwa peristiwa guru yang dibully oleh beberapa siswa tersebut tidaklah benar.

Kemudian ia membeberkan kronologis kejadiaanya.

Baca: VIDEO Viral Guru Di-bully, Kepsek: Itu Hanya Bercanda, Berawal dari Lempar Kertas

Joko mengampu mata pelajaran Teknik Otomotif di kelas tersebut pada pukul 09.15 - 13.20 WIB.

Pada saat menjelang selesainya jam pelajaran, siswa ramai bercanda dan salah satu siswa yang melempar kertas tersebut ada yang terkena Joko.

Muhaidin kemudian menjelaskan bahwa Joko menyuruh siswanya mengaku siapa yang telah melempar kertas.

Baca: Guru yang Di-bully oleh Siswa hingga Videonya Viral Itu Disebut Alumnus Orang yang Baik

"Selanjutnya Pak Joko meminta anak-anak untuk mengaku siapa yang melempar kertas tersebut, tidak ada yang mengaku. Tapi justru beberapa anak maju ke depan untuk bercanda atau guyonan," ujar Muhaidin.

Kepala Sekolah tersebut juga menjelaskan bahwa siswa melakukan hal tersebut agar Joko tidak marah-marah.

"Dengan harapan Pak Joko tidak marah-marah karena pada dasarnya Pak Joko adalah guru yang suka bercanda dengan anak-anak pada saat pembelajaran," lanjutnya.

Disebutkan Muhaidin bahwa tindakan tersebut ditanggapi reaktif oleh Joko dengan memasang posisi seperti akan berkelahi hingga membuat para siswa semakin mendekati Joko.

Baca: Bayi 9 Bulan Tewas usai Diperkosa Suami Pengasuhnya, Pelaku Terbukti Gunakan Ini

Dirinya juga mengatakan bahwa tindakan tersebut seolah-olah seperti telah terjadi pengeroyokan dan pemukulan lantaran menyentuh bagian tubuh Joko.

Namun Muhaidin menjelaskan tidak ada masalah lantaran usai kejadian itu pembelajaran dilangsungkan kembali hingga jam pelajaran usai dan ditutup dengan doa bersama.

"Ini membuktikan bahwa peristiwa itu murni guyonan anak-anak dan tidak ada tindakan pemukulan terhadap guru," paparnya.

Muhaidin juga megatakan bahwa video tersebut direkam oleh seorang siswa kemudian diunggah untuk story Whatsapp.

Di-bully Siswa hingga Videonya Viral, Guru di Kendal Disebut Alumnus Orang yang Baik - Tribun Video
Di-bully Siswa hingga Videonya Viral, Guru di Kendal Disebut Alumnus Orang yang Baik - Tribun Video (Tribun Video - Tribunnews.com)

Menurut siswa tersebut, postingannya dipasang hanya 1 menit kemudian di hapus.

Namun video tersebut sudah terlanjur menyebar dan diviralkan oleh pihak lain.

Muhaidin juga mengakui bahwa bercandaan siswatersebut melampaui batas wajar, dan pihak sekolah sudah menangani penanganan pada semua anak yang terlibat dalam video tersebut pada Sabtu (10/11/2018).

Orangtua para siswa tersbut akan dipanggil ke sekolah pada Senin (12/11/2020).

Simak videonya di atas! (Tribun-Video.com/Yulita Futty Hapsari)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved