Ini Analisa Ferry Liando Terhadap Tampang Fenomena Sontoloyo dan Tampang Boyolali

Fenomena sontoloyo Jokowi dan tampang Boyolali Prabowo merupakan bukti bahwa kampanye Pilpres dalam kondisi tidak sehat.

Ini Analisa Ferry Liando Terhadap Tampang Fenomena Sontoloyo dan Tampang Boyolali
TRIBUNMANADO/ARTHUR ROMPIS
Ferry Liando 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Fenomena sontoloyo Jokowi dan tampang Boyolali Prabowo merupakan bukti bahwa kampanye Pilpres dalam kondisi tidak sehat.

Transformasi kampanye bukan informasi dan pendidikan politik tapi saling menyebar fitnah, amarah, permusuhan dan kebencian.

Masyarakat dipaksa untuk saling adu domba hanya karena motif kepentingan untuk meraih kekuasan.

Baca: Empat Faktor Naiknya Vicky Lumentut dan VAP ke Tampuk Pimpinan Nasdem Manado dan Minut

Para calon Presiden tidak mampu mengontrol tim sukses yang dibentuknya.

Proses seleksi secara ketat tidak dilakukan ketika menjadi tim sukses.

Kebanyakan tim sukses adalah para penumpang gelap yang memanfatakan jabatan itu untuk kepentingan mereka.

Baca: Taufik Nilai Wajar Jika Presiden Merespon Keras, Asal Jangan Lepas Kontrol

Dalam jajaran tim sukses kedua paslon terdapat

Baca: Pengamat Politik Sebut GSVL dan VAP Jadi Vote Getter Nasdem

tiga kelompok denah kepentingan masing-masing.

Pertama para profesi yang telah Kehilangan pamor dan popularitas seperti artis dan pengacara.

Banyak dari mereka yang sudah tidak laku dan mendapat pekerjaan Sehingga menumpang ketenaran masuk dalam jajaran tim sukses.

Baca: Alasan SBY Serius Investigasi Pemberitaan Asia Sentinel

Halaman
12
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved