Eksekusi Pekuburan Sagerat Weru Makin Terkatung

Rencana eksekusi lahan pekuburan Kelurahan Sagerat Weru 2 Kecamatan Matuari ke tempat pemakaman umum di Ranowulu kian terkatung.

Eksekusi Pekuburan Sagerat Weru Makin Terkatung
TRIBUN MANADO/CHINTYA RANTUNG
Sosialisasi teknis pemindahan Senin, (12/11/2018) di Stadion Dua Sudara Manembo-nembo, Bitung, Sulawesi Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Rencana eksekusi lahan pekuburan Kelurahan Sagerat Weru 2 Kecamatan Matuari ke tempat pemakaman umum di Ranowulu kian terkatung.

Buktinya, ratusan ahli waris belum menyetujui proses pemindahan bangkai jenazah karena tuntutan ganti rugi belum di pastikan oleh pihak berwenang.

Pada sosialisasi teknis pemindahan, Senin (12/11/2018) di Stadion Dua Sudara Manembo-nembo, Bitung, Sulawesi Utara, menuai sejumlah protes dari ratusan ahli waris terutama nilai harga ganti rugi belum diketahui hingga kini.

Salah satu ahli waris Fitria Binambuni mengaku tidak mempersiapkan nilai ganti rugi tapi memohon proses eksekusi dipercepat lantaran jenazah ibunya bernama Bilha Sarimbangun yang dikubur sejak tahun 2004 untuk di pindahkan ke kampung Lale Kecamatan Esang Kabupaten Talaud.

Sementara PPK Jalan Tol Bitung Stenly Massie menjelaskan pihaknya tidak berhak membuka harga apresial ganti rugi masing-masing kubur.

Camat Matuari Steven Pork mengungkapkan 786 bidang kubur yang jadi sasaran eksekusi dan masih terdapat puluhan kubur belum memiliki ahli waris.

"Berharap proses eksekusi segera dilakukan sebelum perayaan Natal dan Tahun Baru," tambahnya.

(Tribunmanado.co.id/Chintya Rantung)

Penulis: Chintya Rantung
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved