70 Pemimpin Negara Berkumpul di Paris Peringati 100 Tahun Berakhirnya Perang Dunia I

Para pemimpin dunia berkumpul di Paris, Perancis untuk memperingati 100 tahun berakhirnya Perang Dunia I, Minggu (11/11/2018)

70 Pemimpin Negara Berkumpul di Paris Peringati 100 Tahun Berakhirnya Perang Dunia I
(AFP / VIVEK PRAKASH Via Kompas.com)
Sejumlah veteran perang memberi hormat saat menghadiri acara peringatan berakhirnya Perang Dunia I di Hong Kong, Minggu (11/11/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, PARIS - Para pemimpin dunia berkumpul di Paris, Perancis untuk memperingati 100 tahun berakhirnya Perang Dunia I, Minggu (11/11/2018).

Sekitar 70 pemimpin negara, termasuk Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin, hadir dalam upacara peringatan yang dipusatkan di Makam Pahlawan Tak Dikenal, yang berada di bawah monumen Arc de Triomphe, Paris.

Para pemimpin negara itu berkumpul dalam seremoni peringatan 100 tahun Gencatan Senjata 1918, yang juga menandakan berakhirnya Perang Dunia I.

"Hari ini bukan hanya tentang mengingat, tapi juga seharusnya tentang panggilan untuk bertindak," kata Kanselir Jerman Angela Merkel, Sabtu (10/11/2018), dilansir AFP.

Baca: Sebotol Anggur Perancis Terjual Lebih dari Rp 8 Miliar dalam Lelang

Acara peringatan seabad berakhirnya Perang Dunia I itu diprakarsai oleh Presiden Perancis Emmanuel Macron.

Melalui forum tersebut, diharapkan dapat mengingatkan kembali pentingnya peranan lembaga internasional dalam membantu menyelesaikan konflik, mencegah peperangan, dan menyebarkan kemakmuran.

Sehari sebelumnya, Merkel bersama Macron dan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau juga telah menyempatkan diri berkunjung ke makam militer Perang Dunia I yang terletak di Belleau Wood, sekitar 80 kilometer dari Paris.

Presiden Trump yang awalnya dijadwalkan turut serta dalam kunjungan tersebut, membatalkannya karena kendala cuaca buruk dan keterbatasan waktu untuk persiapan.

Selain di Paris, upacara peringatan berakhirnya Perang Dunia I juga turut digelar di sejumlah tempat di negara lain.

Baca: 73 Tahun Silam, Jepang Menyerah dan Perang Dunia II Berakhir

Di Selandia Baru dan Australia, upacara peringatan digelar untuk memberi penghormatan kepada lebih dari 80.000 prajurit yang telah mengorbankan hidup mereka dalam Perang Dunia I.

"Mereka (para prajurit) memberikan hidup mereka pada hari itu demi masa depan kita," kata Perdana Menteri Australia Scott Morrison di hadapan warga yang berkumpul dalam upacara peringatan di Canberra.

Di Inggris, lonceng-lonceng gereja dibunyikan di seluruh negeri pada pukul 11.00 pagi, atau bertepatan dengan waktu penandatanganan gencatan senjata pada 1918.

Perang Dunia I berlangsung selama 52 bulan atau empat tahun lebih empat bulan, sejak 28 Juli 1914 hingga 11 November 1918.

Perang besar yang melibatkan hingga 70 negara yang ada saat ini, dengan berpusat pada enam kerajaan dan kekuatan kolonial yakni Austria-Hongaria, Inggris, Perancis, Jerman, Rusia, dan Kekaisaran Ottoman.

Artikel di tribunmanado.co.id ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "100 Tahun Berakhirnya PD I, 70 Pemimpin Negara Berkumpul di Paris"

Editor: David_Kusuma
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved