Perebutan Jenazah Korban Lion Air yang Menghebohkan, Aparat Sempat Kawal Rumah Duka di Jakarta

Jenazah korban jatuhnya Lion Air JT-610 bernama Rudolf Petrus Sayerz sebelumnya jadi rebutan antara sejumlah pihak yang menjadi istrinya.

Perebutan Jenazah Korban Lion Air yang Menghebohkan, Aparat Sempat Kawal Rumah Duka di Jakarta
Ist
Jenazah korban jatuhnya Lion Air JT-610 bernama Rudolf Petrus Sayerz sebelumnya jadi rebutan antara sejumlah pihak yang menjadi istrinya. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Jenazah korban jatuhnya Lion Air JT-610 bernama Rudolf Petrus Sayerz sebelumnya jadi rebutan antara sejumlah pihak yang menjadi istrinya. 

Sengitnya rebutan itu sampai sampai jenazah tak bisa dimakamkan dan lokasi rumah duka di Jakarta sempat dijaga aparat.

Informasi yang dihimpun Tribunmanado.co.id, awalnya tim DVI berhasil mengidentifikasi jenazah Rudolf berdasarkan DNA anak keduanya bersama Yuke Meiske Pelealu yang merupakan istri dari Rudolf.

Baca: Lion Air Manado Siap Diperiksa KNKT, Bakal Beri Santunan ke Keluarga

Namun, ada pihak yang mengaku sebagai istri kelima Rudolf dan berhak untuk mengurus dokumen hingga pemakaman jenazah.

Anak Rudolf, Gita Sayerz mengatakan, awal mula persengketaan tersebut saat jenazah ayahnya dikeluarkan dari RS Polri lalu dipindah ke Rumah Duka Dharmais.

"Kami diberitahu tim DVI Senin (05/11/2018) sore, jenazah papa udah teridentifikasi, cuman proses penyerahan jenazah itu tidak diberitahukan kepada kami siapa perwakilannya," ujar Gita. Namun, pada Selasa (06/11/2018) sore, jenazah ayahnya telah dipindahkan ke rumah duka tanpa sepengetahuan pihak keluarga.

"Saya gak tau, karena kita mengawal sejak awal, namun pas kejadian itu saya gak di tempat. Sejak Selasa Sore itu tiba-tiba peti jenazah papa dikeluarin dari kamar jenazah dengan alasan kamar sudah penuh dan akan digunakan jenazah yang lain, itu kami tidak diberitahu dari tim RS polri, pake ambulan dari RS polri ke Dharmais," tambahnya.

Baca: Papa Selalu Pesan Tidur Jangan Larut Malam, Ini Komunikasi Almarhum Rudolf dengan Anaknya

Ketika di Rumah Duka Dharmais, hari Selasa, seorang wanita yang mengaku istri kelima akan mengambil jenazah dan mengurus pemakaman.

Wanita yang bernama Lydia Levina mengatakan jenazah suaminya tersebut akan dimakamkan di TPU Kampung Pulo, Jakarta Selatan, Rabu (07/11/2018).

Diberitakan dari Tribun Sumsel, Lydia tahu kabar pesawat Lion Air JT-610 jatuh dari pihak kantor suaminya bekerja yang meneleponnya tadi pagi.

Halaman
123
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved