Paulo Dybala Ungkap Apa yang Ia Ucapkan untuk Balas Selebrasi Aneh Jose Mourinho

Paulo Dybala menjadi salah satu pemain Juventus yang tampak tak suka dengan perayaan kemenangan Manchester United yang dilakukan Jose Mourinho.

Paulo Dybala Ungkap Apa yang Ia Ucapkan untuk Balas Selebrasi Aneh Jose Mourinho
reuters
Paulo Dybala 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Bintang Juventus, Paulo Dybala, membeberkan respons saat manajer Manchester United Jose Mourinho melakukan selebrasi saat keduanya jumpa di Liga Champions.

Paulo Dybala menjadi salah satu pemain Juventus yang tampak tak suka dengan perayaan kemenangan Manchester United yang dilakukan Jose Mourinho.

Manchester United menang 2-1 atas Juventus dalam laga lanjutan penyisihan Grup H Liga Champions, Kamis (8/11/2018) dini hari WIB.

Bersama Leonardo Bonucci, Rodrigo Bentancur, dan Wojciech Szczesny, Paulo Dybala menghampiri Jose Mourinho yang berjalan di tengah lapangan dan menampakkan gestur menempelkan tangan terbukanya di dekat telinga.

"Saya mengatakan kepadanya bahwa itu tak perlu dan tak menghina ia. Saya mengutarakan hal itu lantas pergi," ujar Dybala melanjutkan.

Di sisi lain, Mourinho memang mengakui bahwa sewajarnya ia tak melakukan hal demikian. Hanya, ketika keluarganya dihina, pelatih 55 tahun asal Portugal itu tidak terima.

“Saya tidak menyinggung siapapun. Saya hanya membuat isyarat bahwa saya ingin mendengar suara mereka lebih keras," ucap Mourinho.

"Saya mungkin tidak seharusnya melakukan hal itu dan dengan kepala dingin saya tidak akan melakukannya, tetapi ketika keluarga saya dihina, termasuk keluarga Inter Milan saya, maka saya bereaksi seperti itu," tutur Mourinho menambahkan. 

Seolah ia tak mendengar gemuruh cercaan suporter Juventusyang bersiul untuk menyoraki kemenangan Manchester United.

Pemain 24 tahun itu pun mengungkapkan apa yang ia ujarkan saat mengampiri Mou.

"Saya hanya mengatakan kepadanya bahwa gestur itu tak perlu dilakukan," kata Dybala kepada Sky Italia, dilansir BolaSport.com dari laman Daily Mirror.

"Kelakuan itu tak perlu dibuat karena pertandingan itu sudah sarat tensi. Terkadang Anda mersa terhina dan itu buruk, tetapi itu malah menciptakan ketegangan yang lebih banyak."

Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved