ROR-RD Hadiri Perayaan HUT Ke-56 PWRI Sulut 2018

ROR-RD menghadiri Perayaan HUT Ke-56 PWRI Sulut Tahun 2018, Jumat (9/11/2018), di Gedung Wale Ne Tou Tondano

ROR-RD Hadiri Perayaan HUT Ke-56 PWRI Sulut 2018
TRIBUNMANADO/FERDINAND RANTI
ROR-RD menghadiri Perayaan HUT Ke-56 PWRI Sulut Tahun 2018, Jumat (9/11/2018), di Gedung Wale Ne Tou Tondano 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ferdinand Ranti

TONDANO, TRIBUNMANADO.CO.ID - Bupati Minahasa Ir Royke Oktavian Roring MSi bersama Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey menghadiri Perayaan HUT Ke-56 PWRI Sulut Tahun 2018, Jumat (9/11/2018), di Gedung Wale Ne Tou Tondano.

Perayaan HUT Ke 56 PWRI yang diberi Tema "Purnabakti tangguh dalam pengabdian pembangunan bangsa" ini diawali Ibadah syukur yang dipimpin oleh Pdt Mahritje Lantang Korompis.

Bupati ROR menyampaikan bahwa Ia bersama Wabup RD sudah ikut dalam keanggotaan PWRI karena pada waktu mencalonkan diri sebagai Bupati dan wakil Bupati sudah mengajukan pensiun dari ASN.

"Memang sejak ditetapkan sebagai calon bupatibdan wakil bupati sudah harus ada SK pemberhentian, artinya kita sudah pensiun," kata Bupati ROR yang didamping Wabup RD usai acara.

Baca: Discapilduk Minahasa Support Program ROR-RD

Baca: ROR-RD Hadiri Ibadah Syukur HUT ke-32 Desa Pineleng Dua

Pasangan ROR-RD
Pasangan ROR-RD (tribun manado)

Baca: Tak Gunakan Mobil Dinas, Hari Ini ROR-RD ke Kantor Bupati Minahasa Pakai Bendi

Baca: Besok, ROR-RD bakal Dilantik Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Minahasa

Lanjutnya bahwa ROR RD sebagai Bupati dan Wakil Bupati sesuai ADRT juga menjadi Ketua dan Wakil Ketua Pembina PWRI Minahasa.

"Memang sesuai ADRT kami selain anggota, juga sebagai Pembina dan Wakil Pembina," katanya.

Ia menyampaikan terima kasih atas dipilihnya pelaksanaan hari jadi PWRI ke 56 sulut di minahasa yang kesemuanya berjalan dengan baik dan sukses.

Sebelumya dalam Sekretaris Provinsi Sulut Edwin Silangen yang mewakili Gubernur Sulut dalam sambutanya menyampaikan bahwa wredatama bukan hanya menjadi pemeran perjuangan dimasa lampau tetapi juga berperan pada perjuangan masa kini dan masa yang akan datang.

"Harus dipahami bahwa bangsa dan negara masih memerlukan kontribusi baik dalam bentuk pemikiran, ide, gagasan, nasehat, cara cara yang dapat menghasilkan kebaikan dlam kehidupan bermaayarakat maupun dalam berbagai karya pengabdian yang dapat dilakukan swgenap elemen wredatama indonesia termasuk yang ada di sulut, dengan dwmikian kerinduan bapak ibu untuk terus berjuang baik semasa aktif maupun setelah purnabakti dapat tetap dilanjutkan dalam usaha mendukung pelaksanaan pembangunan di sulut," papar Silangen.(fer)

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved