Jusuf Kalla Kembangkan Bisnis Pembangkit Listrik Tenaga Air

President Director Kalla Group Solihin Jusuf Kalla mengungkapkan perusahaan fokus dalam bisnis pengembangan PLTA Poso Energy

Jusuf Kalla Kembangkan Bisnis Pembangkit Listrik Tenaga Air
YOUTUBE
Jusuf Kalla Sebut Riset Militer Berguna bagi Kemajuan Masyarakat Sipil 

TRIBUNMANADO.CO.ID - President Director Kalla Group Solihin Jusuf Kalla mengungkapkan perusahaan fokus dalam bisnis pengembangan PLTA Poso Energy yaitu Poso I, Poso II, dan Poso III dengan total kapasitas energi 600 MW serta memiliki total portofolio 1.500 MW.

Kalla Energy, salah satu unit bisnis Kalla Group tengah fokus mengelola pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

Ilustrasi
Ilustrasi (NET)

Kalla Energy memiliki sekaligus mengoperasikan beberapa PLTA antara lain PLTA Poso 1, PLTA Poso 2, PLTA Poso 3, PLTA Kerinci, PLTA Malea, dan PLTA Mamuju.

Total kapasitas PTLA milik Kalla Energy sebesar 1.980 mega watt (MW). 

Sementara untuk PLTA Mamuju memiliki potensi energi 450 MW, namun saat ini belum beroperasi. "Kami juga mengembangkan PTLA Malea menjadi 120 MW pada 2020," ujarnya, Kamis (8/11) malam.

Baca: Sekda Tahlis Berikan Motivasi Bagi Peserta Ujian CPNS

Pembangkit listrik milik Kalla Energy juga dilengkapi dengan berbagai teknologi seperti weir and intake, waterway, penstock, powerhouse, tailrace, subtationhingga transimisi yang mampu memastikan kesediaan energi listrik agar sampai dengan baik kepada pelanggan. 

Gardu induk listrik
Gardu induk listrik (kontan)

Dalam bidang energi, Kalla Group juga memiliki anak usaha PT Bumi Sarana Migas yang bergerak di bidang usaha minyak dan gas terutama dalam penyediaan infrastruktur baik dalam bidang storage maupun transportasi.

Saat ini, Bumi Sarana Migas tengah merintis kerjasama dengan perusahaan nasional dan multinasional untuk pengembangan proyek penyaluran LNG via virtual pipe dan diversifikasi bahan bakar serta mengurangi ketergantungan import bahan bakar nasional.

Baca: Ekonom Menyatakan Rupiah Masih Mengalami Tekanan Sampai 2019

Solihin bilang, unit bisnis energi berkontribusi sebesar 30% dari total pendapatan yang diperoleh perusahaan.

Mampu menyusul kontribusi dari unit otomotif, bahkan untuk dua tahun ke depan unit bisnis energi ini dipandangnya akan menjadi tulang punggung perusahaan. 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Keluarga Jusuf Kalla Kembangkan Bisnis Pembangkit Listrik Tenaga Air Lewat Bendera Kalla Energy.

Editor: Hans Koswara Widjaya
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved