Bupati Minahasa Buka Festival Danau Tondano, Harus Dibuat Semarak

Bupati Minahasa Royke Oktavian Roring membuka Festival Danau Tondano yang di gelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Minahasa

Bupati Minahasa Buka Festival Danau Tondano, Harus Dibuat Semarak
Tribun manado / ferdinand ranti
Bupati Minahasa Ir Royke Oktavian Roring MSi membuka Festival Danau Tondano yang di gelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Minahasa, di Kawasan Wisata Budaya Benteng Moraya, Jumat (9/11/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Bupati Minahasa Royke Oktavian Roring  membuka Festival Danau Tondano yang di gelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Minahasa, di Kawasan Wisata Budaya Benteng Moraya, Jumat (9/11/2018).

Kegiatan ini diawali senam Minahasa hebat yang turut dihadiri Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey SSi, Ketua TP PKK Minahasa Dra Fenny Roring Wakil TP PKK Martina Dondokambey-Lengkong, Forkopimda Minahasa, Sekda Jeffry Korengkeng, perwakilan dari kementerian pariwisata RI, tamu dan undangan lainya.

ROR mengapresiasi kepada dinas kebudayaan dan pariwisata yang sudah menggelar kegiatan ini. "Diimbau kepada SKPD untuk berperan aktif dan berharap untuk mempersiapkan lebih sempurna lagi kegiatan-kegiatan yang dilakukan. Ke depan Festival Danau Tondano ini akan di buat lebih semarak lagi, ini dilakukan untuk meyukseskan Wonderful Indonesia di mana kegiatan kita tentu untuk menarik kunjungan wisatawan," kata Roring.

Baca: Ikut Festival Danau Tondano, Puluhan Turis Asing Ikut Menari Katrili

"Bagaimana kita memanfaatkan momontum ini dengan baik agar banyak wisatawan asing terutama yang dari tiongkok dan dari berbagai negara berkunjung di minahasa. Nah tentu kita bagaimana menawarkan berbagai aktifitas budaya kita untuk kiranya menarik wisatawan yang masuk ke manado juga mereka akan masuk ke minahasa," ungkapnya.

Bupati ROR mengimbau kepada kepala dinas dan seluruh perangkat untuk mengemas berbagai kegiatan baik itu budaya atau destinasi budaya karena Minahasa begitu lengkap dengan berbagai budaya yang ada, diikaitkan dengan lokasi lokasi pariwisata yang tidak dipunyai oleh kabupaten kota lainnya.

"Kita punya Danau Tondano, kita punya pantai timur, pantai barat yang lengkap, artinya dari sisi pariwisata laut kita ada, dari sisi pariwisata danau kita ada, dari sisi pariwisata alam pun kita ada artinya kita lengkap. Oleh karena itu mari kita gali, kita kemas dan tawarkan kepada baik wisatawan asing atau wisatawan lokal yang banyak berkunjung di sulut," Papar ROR.

Pengunung ikut menari katrili dalam festival Danau Tondano
Pengunung ikut menari katrili dalam festival Danau Tondano (TRIBUNMANADO/ALPEN MARTINUS)

ROR juga mengimbau kepada seluruh SKPD di tahun 2019 untuk berusaha mengadakan minimal satu kegiatan yang dilaksanakan di Minahasa baik itu skala nasional maupun skala internasional. "Ini adalah satu tantangan bagi kita apa lagi kita diuntungakan dengan cuaca yang sejuk," kata dia.

Selanjutnya laporan dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Agustivo Tumundo SE MSi menyampaikan bahwa Festival Danau Tondano ini sudah menjadi agenda tahunan Pemkab Minahasa dengan menggelar berbagai kegiatan yaitu, Lomba Kolintang yang memperebutkan Trofi Bupati Minahasa Ir Royke O Roring MSi dan Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey SSi untuk kategori Pelajar, dan Trofi Ketua Umum Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) Irjen Pol Dr Ronny F Sompie MH dan Wakil Ketua Umum KKK Brigjen Pol Dr Winston Tommy Watuliu untuk kategori Umum, dengan hadiah Uang Tunai sejumlah Rp 35 Juta.
Di samping itu, menurut Tumundo akan dilakukan juga Lomba Memancing Ikan Danau Tondano di Kolam Benteng Moraya memperebutkan Trofi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Minahasa.

Baca: Bupati Minahasa Royke Roring Melayat ke Rumah Duka Pastor Johanis Herman Lasut

Dilanjutkan Tumundo, kegiatan ini menampilkan Pergelaran Seni dan Budaya Minahasa, kemudian Pentas Musik Danau Tondano dengan menampilkan grup vokal Bassgilano Revolution, artis Melly Pungus dan artis Stand Up Comedy Jobe.

Lomba Musik Kolintang tiap Regu akan membawakan Lagu Wajib “Mars Minahasa” dalam bentuk instrumentalia, dan Lagu Bebas Non Asmara dengan vokalis.(fer)

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved