Bayar Freeport, Inalum Akhirnya Terbitkan Obligasi 4 Miliar Dollar AS

PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau Inalum menerbitkan obligasi global (global bond) senilai 4 miliar dollar AS

Bayar Freeport, Inalum Akhirnya Terbitkan Obligasi 4 Miliar Dollar AS
(KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA )
Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama Menteri ESDM Ignasius Jonan dan perwakilan Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten Timika memperlihatkan dokumen perjanjian divestasi saham PT Freeport Indonesia yang telah ditandatangani di gedung Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (12/1/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau Inalum menerbitkan obligasi global (global bond) senilai 4 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 58 triliun (kurs 14.500 per dollar AS).

Seperti dikutip dari Nasdaq.com , hasil dari penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk mendanai akuisisi saham mayoritas PT Freeport Indonesia.

Inalum menjual obligasi dalam empat seri yakni sebesar 1 miliar dollar berjangka 3 tahun dengan imbal hasil 5,2 persen, 1,25 miliar dollar AS berjangka 5 tahun dengan imbal hasil 5,7 persen.

Baca: PT Inalum Buka-bukaan soal Divestasi Freeport dan Isu Lingkungan

Selanjutnya obligasi 1 miliar dollar berjangka 10 tahun dengan imbal hasil 6,5 persen, dan 750 juta dollar berjangka 30 tahun dengan imbal hasil 6,7 persen.

Obligasi diharapkan mendapatkan peringkat BAA2 oleh Moody's dan BBB- oleh Fitch.

Pada Juli 2018, Freeport setuju melepas 51 persen sahamnya kepada pemerintah Indonesia senilai 3,85 miliar dollar AS.

Hal itu sekaligus mengakhiri masalah berkepanjangan antara Freeport dengan pemerintah Indonesia terkait kepemilikan saham mayoritas di perusahaan tambang tersebut.

Baca: Inalum, Gadis Cantik yang Bingung Masa Depannya

Sementara itu dalam akun intagram pribadinya, Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sedikin memajang foto bersama Menteri BUMN Rini Soemarno dan pejabat Kementerian BUMN terkait penerbitan obligasi global itu.

"Just after closing a $4 bio global bond deal lage evening in New York. Ready to go back home after 10 grueling days," tulis Budi

Saat dihubungi Kompas.com, Budi mengatakan masih dalam perjalanan ke Indonesia. Ia membenarkan foto yang ia pampang itu. Namun Budi masih enggan bicara terkait penerbitan obligasi tersebut.

Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved