Terlalu Berorientasi Ponsel Pintar, Ini Risiko yang Membayangi Milenial

Ponsel pintar atau perangkat elektronik sejenisnya hampir tak pernah lepas dari keseharian manusia saat ini. Terutama generasi milenial

Terlalu Berorientasi Ponsel Pintar, Ini Risiko yang Membayangi Milenial
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Ponsel pintar atau perangkat elektronik sejenisnya hampir tak pernah lepas dari keseharian manusia saat ini. Terutama generasi milenial yang sudah sangat melek dengan teknologi. Apalagi kecanggihan teknologi saat ini memudahkan manusia mengakses apapun dengan beberapa sentuhan di ponselnya.

Namun, tahukah jika kebiasaan lengket dengan gawai itu memiliki risiko besar seperti penyakit tak menular.

Penyakit tak menular yang dimaksud adalah struk, diabetes, hingga kolesterol yang paling banyak dipengaruhi faktor gaya hidup.

Saat ini, manusia dipermudah memesan makanan secara online, menonton film melalui gawai, sampai belanja pun tak perlu lagi berjalan keliling pusat perbelanjaan. Hal ini membuat manusia kurang gerak dan menumpuk penyakit di tubuh.

Baca: Gak Mau Nyesel? Berikut Ini Tipe Ponsel Android yang Harus Dihindari Jika Ingin Ganti Smartphone

Pengamat gaya hidup Dwi Sutarjantono mengatakan, teknologi telah mengubah pola hidup dan tantangan yang dihadapi generasi saat ini yang bahkan tak ditemui pada generasi sebelumnya.

"DI dunia maya banyak aplikasi makanan sehat, tips-tips menjalani hidup sehat, senam sehat, semua ada. Tapi tidak semuanya memanfaatkan itu," kata Dwi di Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Dwi mengatakan, karakter generasi milenial cenderung senang dengan tantang, bekerja cepat dan ambisius. Namun, di sisi lain, kondisi tersebut membawa mereka pada kondisi kelelahan secara fisik maupun mental. Belum lagi soal persaingan kerja yang semakin ketat dan permasalahan identitas yang kerap dialami seiring berkembangnya media sosial.

Masalah tersebut berpotensi mendorong mereka masuk dalam kategori Generasi O, yakni overworked (terlalu banyak bekerja) dan overeating (terlalu banyak makan), yang mengakibatkan overwhelmed (kewalahan).

Ilustrasi smartphone
Ilustrasi smartphone (Internet)

Dwi mengatakan, dalam menghadapi tantangan tersebut, generasi tersebut cenderung memilih cara instan untuk menyelesaikan masalah.

"Misalnya dengan bekerja hingga larut, memakan makanan cepat saji, serta menyibukkan diri dengan gadget yang tanpa disadari oada akhirnya justru berakibat pada munculnya masalah baru yakni kesehatan," kata Dwi.

Halaman
12
Editor: David_Kusuma
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved