Penggelapan Mobil

Kronologi Terungkapnya Kasus Penggelapan Mobil yang Melibatkan 4 Anggota Polres Kotamobagu

Penangkapan berawal dari lima tersangka yang ditangkap petugas saat sedang bertransaksi di depan RM City Ekstra Malalayang

Kronologi Terungkapnya Kasus Penggelapan Mobil yang Melibatkan 4 Anggota Polres Kotamobagu
TRIBUNMANADO/NIELTON DURADO)
Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito, didampingi Direktur Reskrimum Kombes Pol Hari Sarwono dan Kabid Humas Kombes Pol Ibrahim Tompo, di Lobi lantai 1 Mapolda, Kamis (8/11/2018). dan barang bukti mobil 

TRIBUNMANADO.CO.ID - 14 tersangka penggelapan mobil dan dan pemalsuan surat-surat kendaraan bermotor (STNK)  ditangkap Polda Sulut pada Juli hingga Oktober 2018.

Polda juga menyita 18 mobil hasil penggelapan, STNK palsu, dan pajak palsu.

Tak hanya itu, Polda Sulut menangkap 4 anggota Polri yang terlibat dalam kasus tersebut.

Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito, didampingi Direktur Reskrimum Kombes Pol Hari Sarwono dan Kabid Humas Kombes Pol Ibrahim Tompo, membeber para tersangka penggelapan mobil itu di lobi lantai 1 Mapolda Sulut, Kamis (8/11/2018).

Baca: Inilah Identitas 14 Pelaku Penggelapan Mobil yang Dibongkar Polda Sulut, Termasuk 4 Anggota Polisi

Sebanyak 14 tersangka penggelapan mobil yang diringkus yakni:

  • RM alias Rendy (29), warga Toruakat, Dumoga,
  • ML alias Melki (42), warga Tanjung Batu, Manado,
  • RG alias Retno (31), warga Desa Pusian, Dumoga, 
  • HJ alias Hen (30), warga Kelurahan Bitung, Amurang,
  • RK alias Ricky (30), warga Desa Tumpaan,
  • MP alias Rina (48), warga Singkil, Manado.
  •  JM alias Jul (31), warga Kotamobagu,
  • SM alias Ser (41), warga Kotamobagu,
  • GM alias Gito (30), warga Kotamobagu,
  • HK alias Heldy (41), warga Moat Boltim,
  • MM alias Marthen (32), warga Toruakat, Dumoga,
  • HI alias Hengky (43), warga Gorontalo,
  • HM alias Hamdan (50), warga Kotamobagu,
  • TA alias Taufiq.

Tersangka TA alias Taufiq, HM alias Hamdan, MM alias Marthen, dan SM alias Servin merupakan anggota Polres Kotamobagu yang diduga terlibat sindikat itu. 

Sebanyak 4 anggota Polres Kota Kotamobagu ditangkap <a href='http://manado.tribunnews.com/tag/polda-sulut' title='Polda Sulut'>Polda Sulut</a> karena terlibat dalam sindikat <a href='http://manado.tribunnews.com/tag/penggelapan-mobil' title='penggelapan mobil'>penggelapan mobil</a> yang dibongkar.

Penangkapan berawal dari lima tersangka, yaitu RM, ML, RG, HJ dan RK ditangkap petugas saat sedang bertransaksi di depan RM City Ekstra Malalayang, Manado, pada 12 Juli 2018.

Saat itu petugas menemukan 2 mobil. Setelah dicek, ternyata STNK palsu.

Modus mereka adalah mengubah STNK dan TNKB.

Halaman
1234
Penulis: Nielton Durado
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved