Gubernur Jambi Dituntut 8 Tahun Penjara: Begini Hak Politik Zumi

Gubernur nonaktif Jambi, Zumi Zola dituntut 8 tahun penjara oleh jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Gubernur Jambi Dituntut 8 Tahun Penjara: Begini Hak Politik Zumi
DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com
Terdakwa Zumi Zola menjalani sidang lanjutan dengan agenda pembacaan tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (8/11/2018) 

Selain menerima gratifikasi, Zumi Zola selaku Gubernur Jambi juga menyuap 53 anggota DPRD Provinsi Jambi, senilai total Rp 16,34 miliar.

Suap tersebut diberikan agar pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Jambi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2017 (RaperdaAPBD TA 2017) menjadi Peraturan Daerah APBD TA 2017.

Kemudian, agar menyetujui Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2018 (RaperdaAPBD TA 2018) menjadi Peraturan Daerah APBD TA 2018.

Zumi Zola melakukan suap bersama-sama dengan Plt Sekda Pemda Provinsi Jambi, Erwan Malik, Plt Kadis PUPR Arfan, asisten 3 Sekretariat Daerah Provinsi Jambi, Saipudin dan Apif Firmasyah.

Atas penyuapan tersebut, Zumi dinilai melanggar Pasal 12 B Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 juncto Pasal 65 Ayat 1 KUHP.

Dalam tuntutannya, jaksa KPK juga menilai Zumi Zola belum menenuhi kualifikasi untuk mendapatkan Justice Collaborator atau JC.

"Kami, penuntut umum berpendapat bahwa permohonan tersebut tidak dapat dikabulkan," ujar jaksa membacakan surat tuntutan Zumi Zola di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (8/11/2018).

"Terhadap pengajuan JC dari terdakwa pada 25 Oktober 2018, Kami, penuntut umum berpendapat bahwa permohonan tersebut tidak dapat dikabulkan," ujar jaksa KPK, Arin Karniasari.

Alasan jaksa, karena terdakwa merupakan pihak yang paling bertanggung jawab dalam penerimaan gratifikasi dan pemberian uang suap "ketok palu" ke para anggota DPRD Provinsi Jambi.

Selain itu. dikarenakan keterangan Zumi Zola selaku terdakwa selama penyidikan dan persidangan dinilai belum bisa membongkar pelaku atau kasus korupsi lain.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved