BIN Bantah Pasang Bendera Hitam di Rumah Rizieq

Ada dugaan pemasangan bendera mengarah gerakan ekstrimis di kediaman Pimpinan Front Pembela Islam (FPI).

BIN Bantah Pasang Bendera Hitam di Rumah Rizieq
Kapitra Ampera via Serambi Indonesia
Rizieq Shihab bersama aparat keamanan Arab Saudi 

Moeldoko mengatakan, tudingan tersebut terlalu jauh dan tidak mungkin intelijen bertindak sembarangan di luar negeri, seperti Arab Saudi.
"Jadi menurut saya jangan mengada-ada lah," ujar Moeldoko di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Mantan Panglima TNI tersebut pun mencontohkan jika dirinya terdapat masalah, maka akan bertanya dalam diri sendiri dan kepada orang lain, apakah ada yang tidak suka dengan dirinya.

"Kalau saya nih, sebagai seseorang kan bertanya dulu, yang enggak senang sama gue siapa sik, banyak juga begitu, bukan hanya intelijen, dikit-dikit intelijen, dikit-dikit pemerintah, bisa saja orang lain," papar Moeldoko.

Jackson Kumaat berfoto bersama Moeldoko
Jackson Kumaat berfoto bersama Moeldoko (Istimewa)

Kemlu Dampingi

Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) memastikan akan pendampingi seluruh warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri yang menghadapi kasus hukum, tanpa terkecuali.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Christiawan Nasir mengatakan, bentuk pendampingan hukum yang dilakukan Kemlu untuk memastikan bahwa hak-hak hukum WNI terpenuhi selama menghadapi masalah hukum.

"Kita (Kemlu RI) akan berikan bantuan perlindungan pendampingan dan sesuai dengan hukum yang berlaku di sana, itu yang kami lakukan. Hal yang sama kita lakukan terhadap Muhammad Rizieq Shihab," ujar pria yang kerap disapa Tata itu.

Ia pun memastikan pendampingan yang didapatkan Rizieq Shihab tidak berbeda dengan WNI lain."Kita mendampingi, bukan untuk mendampingi kepentingan keluar. Dalam konteks ini pemerintah akan selalu hadir baik dalam maupun luar negeri," terang dia.

Sementara itu, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Bantuan Hukum (PWNI) Kemlu RI, Lalu Muhammad Iqbal menerangkan, tak ada perlakukan khusus yang didapat Rizieq Shihab selama proses pendampingan yang dilakukan oleh Kemlu.

"Bagi kami (Kemlu) kasus ini tidak berbeda dengan kasus WNI lainnya yang menghadapi permasalahan hukum di luar negeri. Tugas Perwakilan sebatas memberikan pendampingan kekonsuleran untuk memastikan hak-hak hukumnya terpenuhi," ujar Iqbal saat dikonfirmasi.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved