PT Dirgantara Indonesia Dapat Kucuran 400 Juta Dollar AS Kembangkan N219 dan N245

PT Dirgantara Indonesia mendapat kucuran dana 400 juta dollar AS untuk pengembangan proyek strategis nasional, yakni pesawat N219 dan N245

PT Dirgantara Indonesia Dapat Kucuran 400 Juta Dollar AS Kembangkan N219 dan N245
(KOMPAS.com/Putra Prima Perdana)
Pesawat N219 yang diberi nama Nurtanio oleh Presiden RI Joko Widodo kembali menjalani flight test atau uji coba terbang ke 15 di landasan udara Husein Sastranegara, Jalan, Pajajaran, Kota Bandung, Jumat (2/2/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - PT Dirgantara Indonesia mendapat kucuran dana 400 juta dollar AS untuk pengembangan proyek strategis nasional, yakni pesawat N219 dan N245.

Dana tersebut berasal dari Pembiayaan Investasi Non-Anggaran Pemerintah (PINA).

Direktur Keuangan PT DI Ahyanizzaman mengatakan, dana tersebut digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi pesawat N219 Nurtanio sebesar 100 juta dollar AS.

“Sisanya untuk biaya pengembangan pesawat N245 yang diperkirakan sebesar 300 juta dollar Amerika,” ujar Ahyanizzaman dalam rilisnya, Rabu (7/11/2018).

Baca: Sejarah Panjang PT Dirgantara Indonesia

Ahyanizzaman mengatakan, pesawat N219 Nurtanio melakukan uji terbang perdana pada 16 Agustus 2017. Hingga kini, N219 masih menjalani serangkaian pengujian sertifikasi.

Proses sertifikasi merupakan proses penting untuk menjamin keamanan dan keselamatan karena akan digunakan oleh konsumen dan masyarakat.

Nantinya, sambung dia, N219 Nurtanio akan diproduksi bertahap. Pada tahap awal, PT DI akan memproduksi 6 unit dengan menggunakan kapasitas produksi eksisting.

Baca: Tahukah Kamu Posisi Kursi Manakah yang Paling Aman dalam Pesawat?

Baca: Selain Durian, 6 Makanan Ini Tidak Boleh Kamu Bawa Masuk ke Dalam Pesawat

Kemudian, akan dilakukan sistem automasi pada proses manufacturing, hingga secara bertahap kemampuan delivery terus meningkat hingga 36 unit per tahun.

Selain itu, PT DI akan mengembangkan N245. Pesawat ini berkapasitas 50 penumpang dengan bobot yang lebih ringan.

Pesawat N245 kini memasuki tahap desain lewat pengujian di fasilitas wind-tunnel atau terowongan angin.

“Fasilitasi PINA ini merupakan mekanisme pembiayaan berbasis investasi tanpa menggunakan APBN atau APBD untuk mendukung percepatan proyek strategis nasional,” sebut dia.

Artikel di tribunmanado.co.id ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kembangkan N219 dan N245, PT DI Dapat Kucuran 400 Juta Dollar AS"

Editor: David_Kusuma
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved