Edukasi Berkendara Aman Daihatsu: Menghindari Bahaya 'Blind Spot; Bagi Pengendara

Blind Spot merupakan penyebab dominan kecelakaan fatal di Indonesia, hal ini terjadi dikarenakan pengendara tidak dapat melihat dengan jelas kendaraan

Edukasi Berkendara Aman Daihatsu: Menghindari Bahaya 'Blind Spot; Bagi Pengendara
PT ADM
Sahabat Club Daihatsu berfoto bersama manajemen Daihatsu 

Laporan wartawan Tribun Manado, Fernando Lumowa

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Daihatsu dengan kembali menggelar sharing edukasi kendaraan bagi Sahabat Club Daihatsu melalui even Daihatsu Club Auto Clinic 2018 dengan mengangkat tema tahun ini Defensive Driving for Daihatsu Club.

Daihatsu telah melakukan kegiatan ini dua tahun berturut turut serta diadakan dalam 7 batch pada setiap tahunnya.

Tahun ini Daihatsu bekerjasama dengan GT-Radial. Sampai saat ini, Daihatsu telah memberikan sharing kepada ke-280 peserta yang berasal dari berbagai klub mobil Daihatsu pada acara Daihatsu Club Auto Clinic 2018.

Baca: Harga Bakal Naik Ikuti Dollar, Sekarang Saat yang Tepat Beli Mobil Daihatsu

Daihatsu Auto Clinic tahun ini akhirnya memasuki batch terakhir pada di 2018, yang diikuti oleh 4 klub mobil Daihatsu terdiri dari DTC (Daihatsu Taruna Club), SIC (Sirion Indonesia Club), TO (Taruna Owners), CAI (Club Ayla Indonesia) dengan jumlah total 70 peserta.

Selama jalannya acara, peserta diberikan materi mengenai hal-hal yang harus diperhatikan dalam hal pandangan aman ketika berkendara, karena hal ini menjadi hal yang sangat penting ketika berkendara di jalan raya.

“Blind Spot merupakan penyebab dominan kecelakaan fatal di Indonesia, hal ini terjadi dikarenakan pengendara tidak dapat melihat dengan jelas kendaraan lain pada beberapa sisi kendaraan, dibutuhkan perhatian dan focus yang lebih untuk menghindari keadaan ini,” jelas Budi Mahendra selaku Executive Coordinator CSVC Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

Baca: Penjualan Naik 8 Persen, hingga Agustus 2018 Daihatsu Sukses Jual 128, 526 Unit

Seringnya terjadi kecelakaan di jalan raya dikarenakan pandangan kurang aman pada sisi kanan dan kiri kendaraan, ketika mendahului atau mengambil jalur lain di jalan raya.

Hal ini disebabkan oleh ‘Blind Spot’, yaitu daerah di luar jangkauan pengemudi yang tidak terlihat dari kaca spion kanan dan kiri, sehingga sangat berbahaya, khususnya ketika berkendara di daerah ramai atau jalur bebas hambatan. Untuk mengurangi resiko Blind Spot dapat dilakukan dengan cara.

Baca: Hingga Agustus 2018, Daihatsu Sukses Jual 2.817 Unit di Pasar Otomotif Sulawesi Utara

Posisikan kaca spion kendaraan semaksimal mungkin sejajar dengan bodi kendaraan, dan fokuskan ke luar dari kendaraan. Menggunakan spion standar pabrikan, karena sudah didesain khusus dan teruji.

"Kemudian, ketika akan mendahului kendaraan lain, gunakan lampu sein, perhatikan spion dan wajib untuk memastikan sisi tersebut aman (karena ada Blind Spot)," ujar Mahendra.

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved