Berencana Membunuh Ibu dan Adik, Poniman Terkena Senjata Makan Tuan
Poniman tewas tertusuk pedang yang ia bawa ketika akan mengejar ibu dan adiknya untuk dibunuh.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Laki paruh baya bernama Poniman (31) terkena senjata makan tuan atas perbuatannya.
Poniman tewas tertusuk pedang yang ia bawa ketika akan mengejar ibu dan adiknya untuk dibunuh.
Dilansir TribunWow.com dari tayangan GTV News, warga melihat Poniman dalam kondisi mabuk dan mengamuk di rumahnya.
Ayam tersebut ditawarkan mantan residivis tindak kriminal ini dengan harga Rp 400.000,00 pada adik kandungnya.
Namun adik Poniman menolaknya karena tak memiliki uang dan enggan membeli ayam tersebut.
Baca: Jika Tak Sembuh di Rumah Sakit, Pengobatan Tradisional Jadi Solusi
Baca: Link Siaran Live Streaming Piala AFF Futsal 2018, Indonesia Vs Malaysia, Hari Ini Pukul 14.00 WIB
Poniman terus memojokkan adik kandungnya, sehingga adiknya memberi uang Rp 200.000,00 pada Poniman,
Setelah diberikan uang, Poniman tetap ingin menjual ayam dengan Rp 400 ribu.
Ia langsung mengeluarkan pedang dan mengamuk di rumah adik kandungnya.
“Istri saya (Elen) dikejar pakai pedang sama ibu mertua saya. Karena takut, saya lempar dia pakai batu lalu terjatuh,” kata Elvin, ipar Poniman yang dikutip dari Kompas.com, Senin (5/11/2018).
Lemparan batu yang mengenai kepala Poniman ternyata membuat ia terjatuh.
Pedang yang dibawa kakak ipar Elvin itu pun tertancap di perut hingga Poniman meninggal di tempat.
“Tertusuk sendiri, karena pas jatuh pedangnya ke arah perut, jadi kami langsung lapor ke polisi,” ujarnya. Wakapolsek Sukarame AKP Polin Pakpahan mengatakan, Poniman tewas usai tertusuk pedang miliknya.
Baca: Pria Ini Tiba-tiba Mengeluh Sakit Kaki Hingga Tak Sadarkan Diri lalu Tewas saat Dipijat Tradisional
Luka sayatan yang lebar diperut membuatnya kehabisan darah.
"Korban ini senjata makan tuan karena marah dan mengamuk hendak membacok adik dan ibunya ia tewas tertusuk sendiri. Barang bukti berupa pedang korban sudah kami dapatkan,” jelas Polin.