Usaha Terakhir Trump dan Obama Rebut Hati Rakyat Jelang Pemilu Paruh Waktu

Berbagai tokoh politik dan selebriti di Amerika Serikat begitu mendorong warga untuk memberikan suaranya dalampemilu paruh waktu.

Usaha Terakhir Trump dan Obama Rebut Hati Rakyat Jelang Pemilu Paruh Waktu
AFP/Jessica McGowan
Mantan Presiden AS Barack Obama berpidato di hadapan massa untuk mendukung kandidat Gubernur Georgia Stacey Abrams (kiri) selama kampanye di Morehouse College di Atlanta, Georgia. Foto ini diambil pada Jumat (2/11/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Berbagai tokoh politik dan selebriti di Amerika Serikat begitu mendorong warga untuk memberikan suaranya dalampemilu paruh waktu.

Gairah politik telah meningkat, dengan pemungutan suara awal di beberapa negara bagian.

Sebagai informasi, pemilu paruh waktu akan memilih anggota Kongres, parlemen negara bagian, dan beberapa gubernur.

Sementara, tiap Selasa setelah Senin pertama di November pada tahun genap, rakyat AS akan menentukan anggota DPR dan Senat.

Presiden Donald Trump dan rival-rivalnya dari Partai Demokrat menyampaikan desakan terakhirnya untuk memotivasi para pemilih pada Minggu (4/11/2018).

Pemilu paruh waktu pada Selasa (6/11/2018) dilihat sebagai referendum tentang masa pemerintahan dua tahun Trump.

Pria berusia 72 tahun itu disibukkan dengan jadwal kampanye dari Partai Republik. Sementara, mantan presiden AS Barack Obama meyakinnkan publik untuk memilih kandidat dari Partai Demokrat.

"Anda harus pergi ke tempat pemungutan suara pada hari Selasa, dan Anda harus memilih," ujar Trump mkepada para pendukungnya di Macon, Georgia.

Demokrat menyebut pemilu kali ini merupakan perjuangan berat untuk memenangkan kendali Senat AS.

Sementara, pakar menilai posisi partai itu jauh lebih baik untuk merebut kembali mayoritas di DPR.

Halaman
12
Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved