Wacana Bandara di Pulau Lembeh Muncul Lagi, Rencana yang Bikin Singapura Resah

Silangen kepada Tribun Jumat (2/11/2018) mengatakan, bandara di Pulau Lembeh tengah dalam tahapan feasibility study atau studi kelayakan.

Wacana Bandara di Pulau Lembeh Muncul Lagi, Rencana yang Bikin Singapura Resah
TRIBUNMANADO/FRANSISKA NOEL
Dermaga penyeberangan Pulau Lembeh

Laporan wartawan Tribun Manado, Arthur Rompis

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -  Wacana bandara udara di pulau Lembeh kembali mencuat.
Dalam rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di DPRD Sulut, Kamis (1/11) Sekprov Sulut Edwin Silangen membeber hal tersebut dan mengundang reaksi beragam anggota dewan Sulut.

Silangen kepada Tribun Jumat (2/11/2018) mengatakan, bandara di Pulau Lembeh tengah dalam tahapan feasibility study atau studi kelayakan.

"Studi dari pemerintah pusat dan ditindaklanjuti kementerian perekonomian yang dikoordinasikan dengan Bappeda pusat, sudah berlangsung sejak tahun lalu," kata dia.  Dikatakannya, pihak Pemprov Sulut masih menanti hasil studi tersebut.

Wacana bandara di pulau Lembeh memang sudah berembus lama.  Informasi yang dihimpun Tribun Manado, wacana itu pernah menggelisahkan Singapura.Negara singa ini khawatir, pulau Lembeh bakal mengalahkan bandara Changi.

Lembeh di pertengahan tahun 2000 - an pernah dilirik untuk dijadikan bandara udara.Singapura pun melakukan upaya "penghambatan". Berhasil. Namun Jokowi, yang enggan tunduk pada asing, membuka kembali wacana pembuatan lapangan terbang di Lembeh.

Kekhawatiran Singapura beralasan karena pulau Lembeh sangat strategis untuk penerbangan. Di aplikasi yang mendeteksi penerbangan, semua penerbangan lewat di atas pulau Lembeh.

Anggota DPRD Bitung Sam Panai menuturkan, wacana bandara di pulau Lembeh sudah pernah muncul beberapa tahun lalu. "Namun menghilang, kini muncul lagi," kata dia. Asisten 1 Pemko Bitung Oktavianus Tumundo mengatakan, pihak Pemprov sudah mempromosikan pengembangan Lembeh ke dunia international.

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved