Stan Wartawan di Minahasa Expo 2018 Banyak Diminati Pengunjung

Stan milik wartawan Minahasa menjadi salah satu penarik perhatian pengunjung pada pelaksanaan Minahasa Expo 2018.

Stan Wartawan di Minahasa Expo 2018 Banyak Diminati Pengunjung
TRIBUN MANADO/FERDINAND RANTI
Stan milik wartawan Minahasa di Minahasa Expo 2018. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Stan milik wartawan Minahasa menjadi salah satu penarik perhatian pengunjung pada pelaksanaan Minahasa Expo 2018.

Minahasa Expo digelar dalam rangka memperingati hari jadi ke-590 Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Stan yang selalu dikerumuni masyarakat selaku pengunjung tersebut ramai dengan kegiatan berupa seminar maupun tampilan stan yang begitu unik dan menarik perhatian.

Menariknya, stan ini begitu pantas dijadikan salah satu yang terfavorit.

Cat hitam di dinding dan dipenuhi dengan tampalan cap tangan berwarna merah membuat para pengunjung baik orangtua, anak muda maupun anak-anak terkesan.

Belum lagi dengan tampilan foto-foto hasil liputan menghiasi dinding yang dipamerkan.

Martsindi salah satu pengunjung mengatakan, stan milik wartawan Minahasa sangat bagus, karena selain unik dan menarik, terkesan stand itu hampir tak pernah sunyi pengunjung.

“Pokoknya tampilannya menarik dan sangat unik, berbeda dengan stan yang lain. Jika ke pameran Minahasa Expo pasti saya akan ke stan itu,” kata Sindy.

Sementara itu, mewakili teman-temannya, Ketua Pers Minahasa (Persmin) Kelly Korengkeng menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Minahasa yang sudah menjadikan stan wartawan yang tergabung dalam Persmin, Aliansi Wartawan Minahasa (Awam) maupun Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) salah satu yang paling unik dan menarik.

“Saya atas nama pribadi maupun teman-teman wartawan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat selaku pengunjung yang telah menjadikan stan kami sebagai paling unik dan menarik,” ujarnya.

Korengkeng mengatakan selain menampilkan berbagai foto yang dipajang di dinding maupun cat dinding yang menarik, stan wartawan pun melaksanakan kegiatan diskusi.

“Diskusi yang sudah dan akan dilaksanakan diantaranya, tentang Situs Budaya dan Pariwisata, Danau Tondano (Peluang dan Tantangan) yang akan dilaksanakan setiap harinya hingga penghujung acara,” katanya.

“Kami pun menghadirkan sejumlah pakar yang kompeten maupun pemerintah ketika melaksanakan diskusi tersebut. Kami berharap agar masyarakat dapat berbondong-bondong untuk datang pada pelaksanaan diskusi, sehingga hal-hal yang ingin ditanyakan bisa langsung disampaikan kepada narasumber dan juga pemerintah,” pungkas Korengkeng.(Tribunmanado.co.id/Ferdinand Ranti)

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved