Wakili Bupati Minahasa, Sekda Hadiri Lokakarya Program Hibah Air Minum Perkotaan di Jakarta

Program hibah air minum perkotaan merupakan pemberian hibah dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah.

Wakili Bupati Minahasa, Sekda Hadiri Lokakarya Program Hibah Air Minum Perkotaan di Jakarta
ISTIMEWA
Lokakarya Peminatan Pelaksanaan Program Hibah Air Minum Perkotaan Tahun 2019, Kamis (01/10/2018) di Jakarta. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Bupati Minahasa yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa Jeffry R Korengkeng SH MSi bersama Direktur Utama Perusahaan Derah Air Minum Minahasa Arnold Winowatan,
SH menghadiri Lokakarya Peminatan Pelaksanaan Program Hibah Air Minum Perkotaan Tahun 2019, Kamis (01/10/2018) di Jakarta.

Kegiatan ini diawali laporan ketua panitia ketua CPMU program Hibah Air Minum dan Sanitasi Dirjen Cipta Karya, dilanjutkan arahan dari dirjen perimbangan keuangan kementerian keuangan RI Astera Primanto Bhakti, dan dilanjutkan Sambutan Menteri PUPR sekaligus membuka secara resmi kegiatan lokakarya yang diwakili oleh Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR DR Ir Danis H Sumandilaga MEngSC.

Dikatakan Sumandilaga bahwa Program hibah air minum perkotaan merupakan pemberian hibah dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah mengacu pada kinerja yang terukur dan investasi yang direalisasikan oleh pemerintah daerah melalui penyertaan modal PDAM.

"Menurut sumber the global competitive report, Index daya saing Pembangunan Infrastruktur Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan, sebagaimana data pada tahun 2017-2018 berada di urutan ke-52 dari posisi sebelumnya di periode 2015-2016 yang masih berada di posisi 62," paparnya.

Lebih lanjut dikatakan untuk proyeksi penduduk Indonesia sampai pada tahun 2035 sebesar 66.6 persen masyarakat tinggal di perkotaan.

"Ini berimplikasi pada ketersediaannya infrastruktur khususnya air minum perkotaan," ungkap Sumandilaga.

Sementara, Sekda Korengkeng mengatakan program hibah ini sangat-sangat bermanfaat bagi kabupaten/kota karena anggaran hibah yang dianggarkan melalui APBD setelah selesai pelaksanaan dana tersebut akan dikembalikan oleh pemerintah pusat.

"Program ini juga bertujuan meningkatkan cakupan pelayanan air minum perpipaan yang diprioritaskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MPR) dalam rangka meningkatkan derajat kualitas kesehatan masyarakat," kata Korwngkeng sambil mencontohkan di beberapa kabupaten/kota di indonesia telah berhasil dilaksanakan.

Misalnya Kota Bandung yang telah berhasil memasang SR atau sambungan rumah sebanyak 15.000.

"Untuk Kabupaten Minahasa data PDAM Minahasa per Oktober 2018 untuk Sambungan Rumah telah mencapai 11.000 lebih sambungan," singkat Dirut PDAM Arnold Winowatan.

(Tribunmanado.co.id/Ferdinand Ranti)

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved