Korban Puting Beliung di Kauditan Alami Trauma, Balok Menghujani Layaknya Peluru

Korban musibah angin puting beliung di Desa Treman, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara, Senin (29/10/2018), dilanda trauma.

Korban Puting Beliung di Kauditan Alami Trauma, Balok Menghujani Layaknya Peluru
TRIBUNMANADO/ARTHUR ROMPIS
Diketahui hantaman angin puting beliung menyebabkan 27 rumah mengalami kerusakan parah, ringan dan sedang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MINUT - Korban musibah angin puting beliung di Desa Treman, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara, Senin (29/10/2018), dilanda trauma.

Diketahui hantaman angin puting beliung menyebabkan 27 rumah mengalami kerusakan parah, ringan dan sedang.

Baca: Gunakan HP saat Berkendara, Ojek Online Juga Bisa Kena Operasi Zebra

Rezia Rondonuwu, salah satu korban mengaku gemetar saat memasuki rumahnya.

"Saya ketakutan," kata dia kepada Tribunmanado.co.id, Selasa (30/10/2018).

Baca: Dikira Petir, Ternyata yang Didengar Didin itu Suara Pesawat Lion Air JT-610 yang Jatuh

Menurut dia, rumahnya kehilangan seluruh atap beserta pakaian, peralatan dapur serta sejumlah dokumen.

Baca: 440 Personel Gabungan Diterjunkan pada Operasi Zebra 2018

Atap rumahnya terbawa sejauh 300 meter.

"Semua dibawa angin," kata dia.

Ia menceritakan kejadian itu dengan mimik ketakutan.

Baca: Teka-teki Keberadaan Badan Pesawat Lion Air JT 610, ELT Tak Kirim Sinyal

"Saya waktu itu sedang menuju rumah, tiba-tiba berhembus angin putar yang keras dan menghantam rumah saya, saya ketakutan lantas berlarian kesana kemari, para tetangga pun seperti itu, usai serbuan angin, saya cepat cepat menuju rumah, di sana anak cucu saya tengah berlindung di kolong rumah sambil berdoa," kata dia.

Usai hantaman angin, ujar dia, datang hujan deras, menambah horor pada sore itu.

Halaman
12
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved