Jessica Mananohas

Pemakaman Jessica Mananohas, Isak Tangis Pelayat saat Lagu

Isak tangis para pelayat warnai pemakaman Jessica Mananohas, saat "Di Doa Ibuku' dinyanyikan anak-anak Sekolah Minggu

Pemakaman Jessica Mananohas, Isak Tangis Pelayat saat Lagu
TRIBUNMANADO/JHONLY KALETUANG
Anak sekolah minggu menyanyikan lagu "Di Doa Ibuku Namaku Disebut" terdengar di ibadah pemakaman Jesica Mananohas (10) di Dusun Kawiwi, Kampung Pintareng, Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, pada Kamis (25/10/2018) siang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Lantunan lagu "Di Doa Ibuku Namaku Disebut" terdengar di ibadah pemakaman Jessica Mananohas (10)  di Dusun Kawiwi, Kampung Pintareng, Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kamis (25/10/2018)  siang.

Lagu yang dinyanyikan anak-anak Sekolah Minggu itu membuat ratusan pelayat tak kuasa membendung air mata. Laki laki perempuan, tua muda, meneteskan air mata.

Sepanjang lagu haru itu dinyanyikan, suasana duka mendalam sangat terasa. Suara isak tangis sesenggukan terus terdengar.  Satu persatu dari mereka mengusap air mata yang terus membasahi pipi.

Ester, pelayat duka mengatakan dirinya tidak dapat menyembunyikan kesedihannya saat mendengar lagu tersebut.

"Betapa sedihnya mendengar lagu yang dibawakan anak-anak Sekolah Minggu. Sungguh menyayat hati, seorang ibu karena emosi tega membakar anaknya," kuncinya.

jessica
jessica (istimewa)

DI DOA IBUKU

Diwaktuku masih kecil gembira dan senang
Tiada duka kukenal tak kunjung mengerang
Di sore hari nan sepi ibuku bertelut
Sujud berdoaku kudengar namaku disebut

Di doa ibuku namaku disebut
Di doa ibu kudengar ada namaku disebut

Seringlah ini kukenang di masa yang berat
Di kala hidup mendesak dan nyaris kusesat
Melintas gambar ibuku sewaktu bertelut
Kembali sayup kudengar namaku disebut

Sekarang dia tlah pergi ke rumah yang senang
Namun kasihnya padaku selalu kukenang
Kelak di sana kamipun bersama bertelut
Memuji Tuhan yang dengar namaku disebut

Baca: 8 Fakta di Balik Kematian Jessica Mananohas Dibakar Ibunya: Cerita Keluarga hingga Sesal Ayah-Ibu

Foto
Foto ()
Halaman
1234
Penulis: Jhonly Kaletuang
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved