Polres Sangihe Kaji Pasal Pidana yang Akan Dikenakan kepada Ibu Jessica Mananohas

Jessica Mananohas (10) yang diduga dibakar ibunya akhirnya meninggal. Polisi masih mengkaji pasal apa yang akan dikenakan terhadap tersangka.

Polres Sangihe Kaji Pasal Pidana yang Akan Dikenakan kepada Ibu Jessica Mananohas
ISTIMEWA
Kasat Reskrim Polres Sangihe Iptu Denny Tampenawas. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SANGIHE - Meninggalnya Jessica Mananohas (10) bocah yang diduga dibakar oleh ibunya, Olga Semet di Kampung Pintareng, Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, membuat proses hukum terduga pelaku ibunya bakal panjang.

Karena korban bukan hanya alami penganiayaan, namun sampai meninggal dunia.

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Sangihe Iptu Denny Tampenawas kepada tribunmanado.co.id mengatakan kasusnya terus diproses.

"Perkembanggannya saat ini sudah tahap 1," kata Tampenawas.

Tampenawas mengatakan pihaknya akan mengkaji. "Untuk pasalnya akan dikaji lagi bila ternyata korban meninggal," tambah Tampenawas mengahiri.

Seperti diberitakan Setelah bertahan lebih dari 1 bulan dengan luka bakar sebesar 85 persen ditubuhnya, Jessica Mananohas (10), bocah asal Kabupaten Sangihe yang diduga dibakar ibunya, Olga Semet, kini sudah dipanggil oleh yang maha kuasa, Selasa (23/10/2018), di RSUP Kandou, Manado.

Dari informasi yang diperoleh Tribunmanado.co.id, Selasa (23/10/2018) di RSUP Kandou Malalayang, Jessica tutup usia pada pukul 14.08 Wita

Baca: 7 Fakta Terbaru Kasus Jessica Mananohas Dibakar Ibunya: Meninggal Dunia hingga Maafkan Pelaku

"Laporan yang saya terima memang meninggal pada pukul 14.08 Wita," ujar Direktur RSUP Kandou Malalayang, dr. Jimmy Panelewen.

Saat ini Jessica masih berada di ruang PICU RSUP Kandou Malalayang.

Sebelum Meninggal Sudah Maafkan dan Mulai Mendoakan Ibunya

Halaman
123
Penulis: Jhonly Kaletuang
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved