Banjir Diskon di Festival "Hari Jomblo" Alibaba

Lazada berencana menawarkan diskon besar-besaran melalui LazMall dan marketplace bersamaan dengan festival Hari Jomblo Alibaba di China

Banjir Diskon di Festival
via Wikimedia Commons / Foundations World Economic Forum (CC BY 2.0)
Jack Ma 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Festival bertajuk "11.11 Global Shopping Festival" ini akan diikuti seluruh ekosistem Alibaba dan berambisi menjadi yang terbesar di dunia dari segi skala dan jumlah partisipan.

Pelaku e-commerce raksasa asal Tiongkok, Alibaba Group, akan kembali menggelar festival belanja "Hari Jomblo" alias Single's Day di China.

Ajang Hari Jomblo tahun ini sekaligus menandai keikutsertaan e-commerce Lazada untuk pertama kalinya di enam negara sekaligus di wilayah Asia Tenggara.

E-commerce yang bermarkas di Singapura itu akan menyelenggarakan event Single's Day di Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia, Filipina, dan Vietnam.

Lazada berencana menawarkan diskon besar-besaran melalui LazMall dan marketplace miliknya pada 11 November mendatang, bersamaan dengan festival Hari Jomblo Alibaba di China.

Festival gabungan Alibaba dan Lazada ini digadang-gadang bakal mendemonstrasikan antusiasme konsumen dan merek peserta, memanfaatkan strategi New Retail Alibaba yang menggabungkan ritel daring (online) dan luring (offline) melalui teknologi.

Setiap tahunnya pada tanggal 11 November, Alibaba rutin memberikan diskon bagi pelanggan platform e-commerce yang termasuk dalam AlibabaGroup, sepeti Tmall, AliExpress, dan Lazada.

Alibaba Group resmi mengakuisisi Lazada sejak tahun 2016 lalu, dan kini menjelma sebagai platform e-commerce terbesar di Malaysia, Thailand, dan Filipina berdasarkan kunjungan rata-rata web per bulan.

CEO Alibaba Group yang baru, Daniel Zhang, adalah pencetus ide awal event belanja online tersebut. Mulanya, 11.11 atau Single's Day adalah hari perayaan bagi mereka yang "jomblo" alias belum memiliki pasangan.

Zhang lantas menyulap tanggal tersebut menjadi ajang belanja online terbesar di dunia. Konsepnya lebih kurang menyerupai ajang belanja online di Negeri Paman Sam yakni Black Friday yang dihelat setelah perayaan Thanksgiving.

Ajang Hari Jomblo semakin besar dari tahun ke tahun. Pertama kali diadakan tahun 2009, Alibaba meraup nilai total transaksi (Gross Merchandise Value, GMV) sebesar 7,8 juta dollar AS dari event belanja tersebut.

Pada tahun 2017, total nilai transaksi yang berhasil diraup pada Hari Jomblosudah berkembang pesat hingga mencapai 25,3 miliar dollar AS. Jumlah ini menjadikan Single's Day sebagai festival belanja terbesar di dunia, mengalahkan Black Friday atau Amazon Prime Day di AS.

"Kami gembira dengan hasil yang telah kami capai hingga saat ini. Kami akan terus menjadi kekuatan pendorong bagi para pedagang dan pelanggan," ujar Zhang.

Artikel ini pernah tayang di infokomputer.grid.id dengan judul Alibaba Gelar Festival Belanja "Hari Jomblo" dengan Banjir Diskon

Editor: Hans Koswara Widjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved