Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Internasional

Pria di India Ini Minta Dikubur Hidup-hidup Agar Jadi Dewa

Demi terlahir kembali menjadi dewa seorang pria asal India melakukan sebuah ritual aneh.

Editor: Aldi Ponge
oddity central
ritual samashi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Demi terlahir kembali menjadi dewa seorang pria asal India melakukan sebuah ritual aneh.

Ia menyerahkan dirinya untuk dikubur hidup-hidup, dengan keyakinan akan terlahir kembali menjadi dewa.

Melansir dari Times of India, peristiwa tersebut terjadi pada 12 Oktober 2018 di sebuah kuil di desa Karoco ka Kheda, Rajasthan.

Baca: Gadis 6 Tahun Merawat Ayahnya yang Sakit Seorang Diri, Inilah Imbalan yang Diterimanya

Pria yang juga seorang petapa bernama Deeraj Kharol, mengatakan dalam beberapa tahun lalu untuk menyerahkan dirinya dikubur hidup-hidupsebagai sebuah ritual.

Menurutnya, apa yang dilakukannya ini adalah untuk mencapai 'samadhi' (keselamatan) untuk dibangkitkan kembali sebagai dewa dalam tiga hari berikutnya.

Bak gayung bersambut, bukannya khawatir penduduk justru mendukung apa yang dilakukan oleh Deeraj.

Para penduduk desa dengan antusias menyambut keputusan tersebut dengan menawarkan bantuan dalam berbagai bentuk.

Baca: Istri Kerap Digoda, Pria di Malang Ini Nekat Aniaya Tukang Pijat

Selanjutnya, para penduduk memberinya bantuan untuk menggali lubang/liang di dekat kuil tempat ia tinggal.

Lalu, pada hari pertama yang disebut dengan Navratra, mereka mulai menguburkan Deeraj di lubang yang telah mereka gali.

Selanjutnya, penduduk desa dari berbagai dusun berkumpul untuk menyaksikan prosesi tersebut, dan mulai menutup lubang dengan lempengan batu dan tanah.

Baca: 8 Manfaat Minum Racikan Bawang Putih dan Susu Usai Makan Malam, Bikin Pria Perkasa

Namun, kabar dirinya akan di kubur hidup-hidup dengan cepat menyebar ke seluruh penjuru, bahkan hingga ke telinga petugas polisi.

Hingga kemudian, para petugas kepolisian dan awak media setempat mulai datang ke desa Karocho ka Kheda.

Setibanya di lokasi, pada hari berikutnya, mereka disambut warga dengan kurang baik karena dianggap akan mengganggu ritual tersebut.

Namun, polisi bersikukuh untuk meyakinkan terlebih dahulu bahwa petapa tersebut mungkin bisa mati karena lemas, dan akhirnya penduduk mengizinkan mereka.

Selanjutnya mereka mulai menggalinya, dan mengeluarkan Deeraj dari pemakamaman tersebut.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved