Nenek Ini Jadi Penambang Batu di Lokasi Jalur Lahar Demi Memenuhi Kebutuhan Keluarga

Untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, seorang nenek jadi penambang batu di lokasi jalur lahar Kali Batuawang Kelurahan Bebali

Nenek Ini Jadi Penambang Batu di Lokasi Jalur Lahar Demi Memenuhi Kebutuhan Keluarga
Tribun manado / Jhonly Kaletuang
Nenek ini bekerja sebagai penambang batu 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SIAU - Untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, seorang nenek jadi penambang batu di lokasi jalur lahar Kali Batuawang Kelurahan Bebali, Kecamatan Siau Timur, sejak enak tahun lal.

Lokasi tersebut dinilai oleh sejumlah warga menjadi ladang subur untuk mengais rejeki, karena banyaknya material-material dari Gunung Karangetang.

Material yang didapatkan oleh penambang berupa batu dan pasir untuk bahan bangunan.

Merasa sebagai sumber penghasilan, sejumlah penambang pun dengan telaten mengayukan martil untuk menghancurkan batu menjadi kerikil.

Nosensy Tundala salah satu penambang mengatakan, keharusan tersebut dilakukan untuk kebutuhan hidup, meski kadang dirasa badan sakit melakukan pekerjaan tersebut.

"Pekerjaan ini dilakukan untuk memenuhi hidup sehari-hari, yang juga menjadi kepala keluarga karena ditinggal suami," kata Tundala.

Dirinya mengaku, menjual batu yang ditumbuk menjadi kerikil ini dengan harga 300 ribu perkubik

"Untuk mendapatkan satu kubik harus menumbuk kurang lebih dua pekan. Jika dibantu oleh anak, maka bisa sampai satu pekan," katanya lagi.

Di sisi lain, dia sangat bersyukur hasil pekerjaan yang sudah bertahun-tahun tersebut dapat digunakan untuk biaya anak sekolah serta kebutuhan hari-hari. (Oly)

Penulis: Jhonly Kaletuang
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved