RBMS Raih Rp 299 Miliar dari Rights Issue

PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) mencari tambahan modal untuk ekspansi. Perusahaan real estate dan kontraktor

RBMS Raih Rp 299 Miliar dari Rights Issue
kontan
Saham di Bursa Efek Indonesia 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) mencari tambahan modal untuk ekspansi. Perusahaan real estate dan kontraktor ini akan menerbitkan saham baru dengan skema hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) alias rights issue.

RBMS menawarkan maksimal 1,49 miliar saham seri B dengan harga penawaran Rp 200 per saham. Jumlah saham yang diterbitkan setara 49,74% dari total modal disetor. Periode pelaksanaan HMETD pada 12-18 Oktober 2018.

Mengutip prospektus, Richard Wiriahardja, Direktur Utama RBMS sekaligus pemegang saham utama perseroan ini, akan mengeksekusi seluruh haknya dan hak PT Ristia BMS Capital (RBC) yang dialihkan kepadanya. Data RTI menunjukkan, per 30 September 2018, Richard menguasai 39,75% saham RBMS, dan kepemilikan RBC 18,33%.

Baca: Saham-saham Group Lippo Berguguran karena Kasus Meikarta, Ini Kata Analis

Richard akan membayar rights tersebut dalam bentuk 68% saham PT Manggala Citra Abadi dan 43,66% saham PT Nusantara Almazia. Sisanya, sekitar 29,51 juta saham, akan disetor dalam bentuk kas.

Richard mengatakan, dari aksi korporasi ini, RBMS membidik dana Rp 299 miliar. "Hasil rights issue akan digunakan untuk membeli saham perusahaan properti di Karawang Timur dan sebagian untuk modal kerja," ujar dia, akhir pekan lalu.
Mengacu prospektus, 30% hasil rights issue untuk membeli lahan baru. Lahan itu untuk pengadaan rumah bersubsidi FLPP. Sisa dana sebesar 70% untuk modal kerja.

Dengan penyetoran saham secara inbreng, pasca rights issue, RBMS akan memiliki anak usaha, yaitu Manggala Citra Abadi. Perusahaan ini memiliki izin lokasi untuk mengembangkan perumahan seluas 83.500 m2 di Karawang Timur serta menguasai landbank 60.990 m2.

RBMS juga memiliki saham Nusantara Almazia, perusahaan real estate yang memiliki lahan strategis sebagai transit oriented development (TOD) di Tangerang. Nusantara Almazia juga mengembangkan Apartemen Poris 88 di Tangerang. Di area yang sama, NA menguasai lahan 150.969 m2 untuk pembangunan proyek mixed use terpadu.

Saham
Saham ()

Pemodal Asing Kembali Dominasi Bursa Saham

Investor asing masih mencari peluang dari bursa saham Indonesia di sisa tahun ini. Hal tersebut tercermin dari porsi kepemilikan asing yang cenderung bertambah.

Statistik pasar modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan, per September 2018, porsi kepemilikan asing di instrumen saham mencapai 51,69%.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved