Tanggapan Warga soal Gembok dan Derek Parkir Liar

Rencana program penertiban parkir liar dengan gembok dan derek mobil mendapat tanggapan beragam dari warga.

Tanggapan Warga soal Gembok dan Derek Parkir Liar
ISTIMEWA
Rapat program penertiban parkir liar dengan gembok dan derek mobil. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Rencana program penertiban parkir liar dengan gembok dan derek mobil mendapat tanggapan beragam dari warga.

Seperti pengakuan Stenly, pengendara mobil.

Ia setuju dengan program penertiban seperti ini.

Agar ada efek jera pada warga tak mematuhi aturan.

"Jalanan sudah macet, lalu ada yang parkir liar. Bikin tambah macet. Ini supaya kapok. Karena meski sudah ada penggembosan, tapi masih ada juga parkir liar," ujarnya, Senin (15/10/2018).

Meski begitu, Stenly berharap program ini berjalan dengan baik.

Jangan sampai setengah-setengah.

Pemerintah kota sosialisasikan dengan baik juga.

"Dulu banyak yang kena penindakan, berasalan tak tahu. Nah sosialisasi program begini memang harus gencar, biar semua tahu," ujarnya.

Warga lainnya, Jes, pengendara motor setuju dengan program ini.

Namun lagi-lagi pemerintah harus menjalankan program ini dengam baik. Jangan sampai hanya sekadar program.

"Saya setuju yang penting penindakannya benar, ada solusinya. Sosialisasikan dengan benar. Jangan sampai memicu polemik di masyarakat," ujarnya.

Pemerintah Kota Manado, Sulawesi Utara, akan memberlakukan penggembokan dan mobil derek untuk penertiban parkir liar.

Program ini akan dalam waktu dekat ini. (Tribun Manado/Finneke Wolajan)

Penulis: Finneke
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved