Kasus Tipu Jemaah Umrah, Bos First Travel Divonis 20 Tahun, Bos PT SBL Dituntut 1 Tahun Penjara

Dua perusahaan jasa perjalanan umrah, First Travel dan Solusi Balad Lumampah (SBL) terjerat kasus penipuan dan penggelapan dana calon jemaah umrah.

Kasus Tipu Jemaah Umrah, Bos First Travel Divonis 20 Tahun, Bos PT SBL Dituntut 1 Tahun Penjara
TRIBUN JABAR / GANI KURNIAWAN
PENIPUAN PT SBL: Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto (kedua dari kanan) dan Ditreskrimsus, Kombes Pol Samudi (kedua dari kiri) memperlihatkan barang bukti uang tunai saat gelar perkara kasus penipuan dan penggelapan dana haji plus dan umrah oleh PT Solusi Balad Lumampah (SBL) di Mapolda Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (30/1/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus Tipu Jemaah Umrah, Bos First Travel Divonis 20 Tahun, Bos PT SBL Dituntut 1 Tahun Penjara

Dua perusahaan jasa perjalanan umrah, First Travel dan Solusi Balad Lumampah (SBL) terjerat kasus penipuan dan penggelapan dana calon jemaah umrah dengan nilai fantastis.

Di kasus First Travel  terdakwanya Andika Surachman dan istrinya, Annisa Hasibuan serta adiknya, Kiki Hasibuan.

Di kasus SBL, menghadirkan dua terdakwa yakni Aom Juang Wibowo dan Ery Ramdani.

Dalam kasus ini, di persidangan, jaksa penuntut umum menerapkan dakwaan dengan pasal yang sama.

Yakni Pasal 378 KUHP tentang penipuan juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUH Pidana juncto pasal 64 ayat 1 KUH Pidana pasal 372 KUH Pidana tentang penggelapan juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto pasal 64 ayat 1 KUH Pidana.

Kemudian Pasal 3 Undang-undang Nomor 08 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) jo pasal 55 ayat 1 KUH Pidana juncto pasal 64 ayat 1 KUH Pidana.

Di sidang tuntutan kedua kasus itu, jaksa mampu membuktikan terdakwa bersalah melakukan tindak pidana penipuan dan pencucian uang.

Hanya saja, bedanya, di kasus First Travel, Andika, Annisa dituntut 20 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar adapun Kiki dituntut pidana 18 tahun dan denda Rp 5 miliar.

Mereka terbukti bersalah melakukan tindak pidana penipuan dan pencucian uang.

Halaman
12
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved