Seperti Ini Kronologi Istri Siram Minyak Panas ke Suami hingga Tewas di Tuminting

Saksi Ramlan Pakaya lalu masuk rumah dan menemukan korban, Steven Larumpaa, dalam posisi jongkok di dalam kamar.

Seperti Ini Kronologi Istri Siram Minyak Panas ke Suami hingga Tewas di Tuminting
ISTIMEWA/FACEBOOK
Kolase foto ilustrasi minyak goreng panas dan korban Steven Larumpaa saat masih dirawat di rumah sakit. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pada Jumat (28/09/2018) pukul 05.30 Wita lalu, di rumah indekos di Kelurahan Tumumpa Satu Lingkungan II Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Sulawesi Utara, Femmy Polii, istri korban lari keluar rumah.

Femmy Polii baru saja mengguyur tubuh sang suami, Steven Larumpaa, dengan minyak goreng panas.

Sambil menjerit-jerit, ia memegang panci yang sebelumnya berisi minyak panas.

Ia berteriak, "Tangka jo pa kita (tangkap saja saya,".

Saksi Ramlan Pakaya lalu masuk rumah dan menemukan korban, Steven Larumpaa, dalam posisi jongkok di dalam kamar.

Steven berteriak kesakitan.

Badan bagian atas korban sudah hangus.

Saksi bersama warga lantas membawa korban ke RS Sitti Maryam, Tuminting, Manado, menggunakan sepeda motor.

Di sana korban katakan "Jangan hukum istri saya".

Korban kemudian dirawat selama 12 hari dan meninggal dunia pada Selasa (09/10/2018) di RSUP Prof dr RD Kandou, Malalayang, Manado.

Halaman
1234
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help