Sebelum Tewas, Pria yang Disiram Minyak Panas Istrinya Berpesan: Jangan Proses Hukum Istri Saya

Steven Larumpaa (36) warga Kelurahan Tumumpa Satu yang tewas disiram minyak panas istrinya sempat berpesan untuk tidak menghukum istrinya

Sebelum Tewas, Pria yang Disiram Minyak Panas Istrinya Berpesan: Jangan Proses Hukum Istri Saya
Tribun manado/Arthur Rompis
kamar kos tempat kejadian penyiraman minyak 

Ia mendengar korban akan dibawa ke Talaud untuk dimakamkan di sana. Beber Pakaya, pelaku dan korban punya tiga anak. Salah satu anak di rumah orang tua pelaku di Lolak.

Satu lagi di rumah orangtua korban di Talaud.
"Yang bungsu bersama keduanya, kini ia sudah ikut opa omanya," kata dia.

Disiram Minyak Panas

Seperti diberitakan tribunmanado.co.id, Setelah dirawat selama 12 hari di rumah sakit Prof Kandou Malalayang, nyawa Steven Larumpaa (38) sudah tidak bisa tertolong lagi.

Pasalnya pria asal Kecamatan Tuminting tersebut terluka parah akibat disiram sang istri berinisial FP (28) dengan minyak kelapa panas.

Dari informasi yang diperoleh Tribun Manado, Rabu (10/10/2018) di Polresta Manado kejadian naas tersebut terjadi pada akhir September 2018 di kelurahan Tumumpa Lingkungan Satu Kecamatan Tuminting.

Dari keterangan saksi bernama Ramlan Pakaya, waktu itu dirinya dibangunkan oleh sang istri dan mengatakan jika Steven sudah disiram oleh sang istri dengan minyak panas.

Baca: Kesal, Istri Siram Suaminya dengan Minyak Panas

Ia pun bergegas ke kamar korban dan mendapati Steven sedang jongkok di kasur sambil berteriak minta tolong.

Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit Sitty Mariam, namun karena sudah sangat parah akhirnya dirujuk ke RSUP Kandou Malalayang.

Namun pada Selasa (9/10/2018) sekitar pukul 22.30 Wita, korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak RSUP Kandou Malalayang.

Kapolresta Manado Kombes Pol FX Surya Kumara ketika dikonfirmasi mengatakan sudah menerima laporan bahwa korban meninggal dunia.

"Motifnya masih kami selidiki, saya juga sudah dapat laporan jika korbannya meninggal dunia. Tapi kami tetap akan menangani kasus ini," tandasnya. (nie)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved