PT KAI Waspadai Daerah Rawan Longsor dan Banjir di Masa Angkutan Natal dan Tahun Baru

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) VI Yogyakarta mewaspadai sejumlah daerah rawan longsor dan banjir

PT KAI Waspadai Daerah Rawan Longsor dan Banjir di Masa Angkutan Natal dan Tahun Baru
Kompas.com/Robertus Belarminus
Kereta Api Argo Jati dari Gambir tujuan Cirebon tertahan di Stasiun Jatinegara akibat adanya pemblokiran di stasiun Bekasi. Beberapa penumpang mulai membatalkan perjalanan. Kamis (17/4/2014). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SOLO - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) VI Yogyakarta mewaspadai sejumlah daerah rawan longsor dan banjir selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Manajer Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta Eko Budiyanto mengatakan, Daop VI Yogyakarta telah melakukan inspeksi jalur perlintasan kereta api di daerah rawan.

Sebab, Natal dan Tahun Baru telah memasuki musim penghujan.

Dia menambahkan, inspeksi jalur kereta ini penting untuk meminimalisir angka kecelakaan salama masa angkutan Natal dan Tahun Baru.

"Kami sudah cek jalur perlintasan kereta api untuk antisipasi daerah rawan, longsor maupun rawan banjir selama angkutan Natal dan Tahun Baru," kata Eko, Kamis (11/10/2018).

Disamping inspeksi jalur kereta, lanjut Eko, pihaknya juga menambah petugas, baik di palang pintu ekstra, petugas pemeriksaan jalur rel kereta api maupun petugas jembatan daerah rawan.

"Daerah longsor atau banjir kami tempatkan petugas. Jadi, antisipasi itu kami rencanakan jauh-jauh hari. Momen Natal, Tahun Baru, Lebaran, momen liburan sudah kami antisipasi," terangnya.

Eko menjelaskan, pemesanan tiket kereta api dapat dilakukan 90 hari sebelum keberangkatan.

Namun, berdasarkan pengalaman, masyarakat umumnya membeli tiket kereta api satu minggu sebelum keberangkatan.

"Kami berharap masyarakat yang ingin mendapatkan tiket bisa memesan jauh-jauh hari, jangan mendadak," kata Eko.

Sementara itu, Executive Vice President Balai Yasa Yogyakarta Hasyim Suwondo mengaku, memaksimalkan perawatan kereta lokomotif dan kereta genset untuk menghadapi masa angkutan Natal dan Tahun Baru.

Pasalnya, hingga saat masih ada 24 kereta genset dan 12 lokomotif kereta yang masih menjalani program perawatan.

"Kami targetkan program perawatan kereta genset dan kereta lokotif selesai sebelum Natal dan Tahun Baru. Sehingga, pada saat angkutan Natal dan Tahun Baru semuanya bisa beroperasi. Logistik perawatan juga masih tersedia dan cukup," kata dia.

Berita di tribunmanado.co.id ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Natal dan Tahun Baru, PT KAI Waspadai Daerah Rawan Longsor dan Banjir"

Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved