Pemprov Sulut Berencana Revisi Harga Eceran Tertinggi Gas Elpiji 3 Kilogram

Pemprov Sulut mewacanakan revisi atas penetapan harga eceran tertinggi (HET) elpiji 3 kilogram.

Pemprov Sulut Berencana Revisi Harga Eceran Tertinggi Gas Elpiji 3 Kilogram
FINNEKE WOLAJAN
elpiji 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -  Pemprov Sulut mewacanakan revisi atas penetapan harga eceran tertinggi (HET) elpiji 3 kilogram.

HET yang ditetapkan lewat pergub saat ini berkisar di angka Rp 18.000 hingga Rp 19.000 tergantung jarak wilayah distribusi dengan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE)

Sonny Runtuwene, Kabag Ekonomi Pemprov Sulut membenarkan ada wacana itu

"Tapi kita masih akan kordinasi dengan pihak Pertamina," kata dia kepada tribunmanado.co.id, Kamis (11/10/2018).

Sebenarnya kata Sonny, lebih tepatnya disebut penyesuaian HET, dasarnya karena ada penambahan pembangunan fasilitas SPBE di daerah-daerah, sehingga jarak distribusi lebih pendek hingga harusnya ikut berdampak ke HET yang lebih rendah.

"Rencananya ada penyesuaian di 11 Kabupaten/kota, arahnya HET lebih rendah," kata dia.

Saat ini di Sulut ada 5 SPBE yang tersebar yakni dua unit Manado, kemudian masing masing satu unit di Minut, Tomohon, dan Kotamobagu. 

Ia mencontohkan , penetapan HET berdasarkan jarak dari SPBE ke daerah yang akan dipasok

Misalnya di SPBE Kota Manado, harus memasok ke Tomohon yang jaraknya lebih jauh ketimbang distribusi di dalam kota Manado, maka ada perbedaan HET.

Halaman
12
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help