Tim Terpadu Sasar Rumah Makan Masih Pakai Gas Elpiji 3 Kilogram

Fransiskus Manumpil mengatakan menggerakkan Tim Terpadu untuk menyasar setiap tempat usaha atau tumah makan yang masih menggunakan gas elpiji 3 Kg

Tim Terpadu Sasar Rumah Makan Masih Pakai Gas Elpiji 3 Kilogram
TRIBUNMANADO/RYO NOOR
Kepala Biro Ekonomi dan Sumber Daya Alam Pemprov Sulut, Fransiskus Manumpil 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Konsumsi bahan bakar subsidi tabung gas elpiji 3 kilogram pemanfaatannya harus tepat sasaran.

Kepala Biro Ekonomi dan Sumber Daya Alam Pemprov Sulut, Fransiskus Manumpil mengatakan, konsumsi tabung gas elpiji 3 kilogram harusnya untuk keluarga pra sejahtera

"Keluarga yang tidak masuk kategori pra sejahtera wajib menggunakan tabung bright gas 5,5 kilogram," kata dia kepada tribunmanado.co.id, Rabu (10/10/2018).

Salah satu isu yang harus ditindaklanjuti kata Manumpil terkait pemanfaatan tabung gas bersubdisi untuk kepentingan usaha, misalnya rumah makan.

Tidak seharusnya usaha menengah kemudian menggunakan tabung bersubsidi

"Dikecualikan usaha mikro penghasilan di bawah 1 juta, untuk rumah makan yang punya 25 sit wajib menggunakan tabung 5.5 kilogram," kata dia.

Memang ada disparitas harga antara bahan bakar subsidi dan non subsidi, harga tabung gas 3 kilogram sesuai Harga eceran tertinggi di Manado Rp 18.000, sementara bright gas 5,5 kilogram Rp 85.000.

Untuk memastikan agar barang bersubsidi tepat sasaran inilah, tim terpadu terdiri dari Biro Ekonomi SDA, Pertamina dan Disperindag akan melakukan sidak ke rumah makan.

Jika ditemukan rumah makan yang layak pakai bright gas akan diarahkan untuk ditukarkan

Halaman
12
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Ferra Faradila Rizki
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved