Mau Modifikasi Warna Kendaraan tapi Nggak Mau Ganti Surat Kendaraan? Coba Tips Berikut Ini

Di dunia modifikasi, salah satu bagian yang kerap mendapat perubahan adalah tampilan warna kendaraan.

Mau Modifikasi Warna Kendaraan tapi Nggak Mau Ganti Surat Kendaraan? Coba Tips Berikut Ini

TRIBUNMANADO.CO.ID - Di dunia modifikasi, salah satu bagian yang kerap mendapat perubahan adalah tampilan warna kendaraan.

Cara perubahannya bisa menggunakan cat atau stiker yang saat ini teknologinya sudah semakin menyerupai cat asli.

Tapi bagaimana dengan keabsahan surat-surat kendaraan tersebut? Kasie STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Bayu Pratama perubahan warna yang berbeda dengan warna dasar kendaraan termasuk dalam kategori penggantian warna.

"Ini baiknya segera diurus perubahan surat kendaraanya karena warna sudah berbeda. Tidak sesuai dengan keabsahan surat kendaraan. Jika berbeda antara surat dan warna kendaraan tentu tidak sah dan berpotensi untuk melanggar peraturan," ucap Bayu saat dihubungi Selasa (9/10/2018).

Namun Bayu mengungkapkan selama ini modifikasi yang tidak mengganti warna dasar secara keseluruhan tidak termasuk dalam penggantian warna.

Baca: Eitss, Ingat! Jangan Asal Ganti Warna Kendaraan, Ada Aturannya

Modifikasi seperti variasi stiker kendaraan yang tidak menutup seluruh badan mobil tidak termasuk kategori pelanggaran.

Berbeda dengan modifikasi stiker wrap yang saat ini banyak ditawarkan menutupi seluruh badan kendaraan. Bila memiliki perbedaan warna dengan warna dasar masuk pelanggaran.

"Kalau stiker tidak menutup keseluruhan badan mobil, hanya sedikit, artinya tidak mengubah warna kendaraan. Tidak masuk pelanggaran," ucap Bayu.

Ini bisa dimanfaatkan pemilik kendaraan yang bosan dengan kendaraannya, jika ingin penyegaran dapat memilih warna yang sesuai dengan yang tertera di surat kendaraan. Atau divariasikan dengan penggunaan stiker yang tidak menutup seluruh badan kendaraan.

Baca: Ternyata Begini Proses Urus Surat Kendaraan Jika Ganti Warna

Risiko pemilik kendaraan yang kedapatan saat razia atau pemeriksaan memiliki warna kendaraan yang berbeda dengan surat kendaraan, sesuai pasal 288 dari UU No 22 tahun 2009 adalah kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500.000.

Editor: Indry Panigoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved