Kendarai Motor, Bikers Ini Tiba di Himalaya dan Kibarkan Bendera Merah Putih

Setelah menempuh perjalanan panjang mencapai sekitar 15.000 kilometer sejak 26 Agustus silam, akhirnya Gunadi (41) yang mengendarai motor Viar Vortex

Kendarai Motor, Bikers Ini Tiba di Himalaya dan Kibarkan Bendera Merah Putih
Ist
Biker yang menempuh perjalanan naik motor dari Jakarta-Himalaya, Gunadi (41) saat berada di kawasan pegunungan tertinggi di dunia itu.(Dokumentasi/Gunadi) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Setelah menempuh perjalanan panjang mencapai sekitar 15.000 kilometer sejak 26 Agustus silam, akhirnya Gunadi (41) yang mengendarai motor Viar Vortex 250 tiba Himalaya.

Ia pun telah mengibarkan bendera merah putih di Khardung-La yang merupakan jalan tertinggi dunia.

Pencapaian itu lebih cepat dari rencana awal. Semula Gunadi menargetkan tiba di Himalaya pada 28 Oktober.

"Setelah menunggu tiga hari di Leh Ladakh sejak 4 Oktober 2018, saya berhasil mengibarkan Merah Putih di Himalaya," kata Gunadi melalui keterangan tertulisnya, Rabu (10/10/2018).

Biker yang menempuh perjalanan naik motor dari Jakarta-Himalaya, <a href='http://manado.tribunnews.com/tag/gunadi' title='Gunadi'>Gunadi</a> (41) saat berada di kawasan pegunungan tertinggi di dunia itu.

Biker yang menempuh perjalanan naik motor dari Jakarta-Himalaya, Gunadi (41) saat berada di kawasan pegunungan tertinggi di dunia itu.(Dokumentasi/Gunadi)

Gunadi menyebut kedatangannya di Himalaya tidak umum seperti yang dilakukan banyak penjelajah bermotor lainnya. Sebab ia datang menjelang masuknya musim dingin.

Padahal biasanya biker yang datang ke Himalaya dengan program paket terbang dan sewa motor di India, mengatakan bahwa mereka tiba di Himalaya saat musim panas.

Akibatnya, Gunadi harus berhadapan dengan udara sangat dingin yang membuat tangannya perih dan kepala terasa sakit sekali karena kadar oksigen yang sangat tipis. Tak hanya itu, salju yang turun juga membuat beberapa ruas jalan tertutup es sehingga sulit dilalui.

Menurut Gunadi, seluruh "biker" yang datang pada di Himalaya saat ini tidak diperbolehkan oleh pihak Militer India untuk masuk ke beberapa wilayah karena musim dingin tersebut. Kebanyakan dari mereka pun memilih tak melanjutkan perjalanan.

Hanya beberapa biker yang berani meneruskan perjalanan tersebut, termasuk Gunadi sendiri.

Karena itu, Gunadi bersyukur semua rintangan yang ditemuinya akhirnya dapat dilalui. Ia pun menyebut keberhasilannya melakukan berjalanan dari Jakarta ke Himalaya sebagai keberhasilan bagi biker seluruh Indonesia.

"Kita adalah bangsa yang besar, kuat, berani, dan disegani oleh negara luar. Mengibarkan Merah Putih melalui jelajah dunia dalam "Indonesia Around the World" demi mengharumkan nama Indonesia di mancanegara," pungkas pendiri komunitas Freeriders Indonesia ini.

Penulis Alsadad Rudi
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved