2 Target Rossi di Twin Ring Motegi

Jika tahun depan The Doctor tak jua berprestasi, maka ia bisa dipermalukan oleh sejumlah anak didiknya yang dilatih di akademi miliknya

2 Target Rossi di Twin Ring Motegi
grafis tribun manado
Valentino Rossi 

Capaian yang luar biasa duo Yamaha, Maverick Vinales dan Valentino Rossi adalah, bahkan mencengangkan.Meraih peringkat ketiga dan keempat di MotoGP Thailand.

Bagi Valentino Rossi, ini adalah capaian terbaiknya sejak MotoGP Ceko, 8 Agustus lalu, yang juga finis di peringkat keempat.

Namun prestasi terbaik Valentino Rossi terakhir adalah MotoGP Jerman, dua minggu sebelumnya, finish di posisi 2.

Sedangkan bagi rekannya Maverick Vinales, MotoGP Thailand adalah podium pertamanya sejak MotoGP Jerman, 15 Juli lalu.

Untuk juara, Yamaha belum pernah mencicipi dalam 24 seri terakhir (dua musim 2017-2018) dan merupakan paceklik terpanjang dalam sejarah pabrikan Iwata itu.

Terakhir rekor terpanjang Yamaha adalah 1997 dan 1998, tidak meraih juara selama 22 seri.
Tentu saja hal ini menjadi beban besar bagi pebalap sekelas Rossi yang sudah 9 kali juara dunia grand prix sejak menjadi pebalap profesional.

Apalagi, musim MotoGP 2019 nanti boleh dikatakan sebagai masa senja karir Rossi di sirkuit mengingat usianya yang sudah memasuki kepala empat.

Jika tahun depan The Doctor tak jua berprestasi, maka ia bisa dipermalukan oleh sejumlah anak didiknya yang dilatih di akademi miliknya.

Mereka adalah Franco Morbidelli dan Fabio Quantararo yang akan bergabung di tim satelit Sepang Yamaha Petronas serta Francesco Bagnaia di pramac Ducati.

Asal tahu saja, di saat Rossi mulai masuk sirkuit, ketiganya baru berusia 3-4 tahun.

Halaman
1234
Penulis: Alex Bryan Tarore
Editor: Alex Bryan Tarore
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved