Penerimaan CPNS 2018

Rampung, Kemendikbud Serahkan 13.667 Soal Seleksi CPNS 2018 ke Kementerian PAN-RB

Soal-soal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018, rampung.

Rampung, Kemendikbud Serahkan 13.667 Soal Seleksi CPNS 2018 ke Kementerian PAN-RB
TRIBUNNEWS
Seleksi CPNS 2018. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Soal-soal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018, rampung.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai perancang soal sudah menyerahkan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) selaku Koordinator Panitia Seleksi Nasional.

Mendikbud Muhadjir Effendy mengatakan, kementerianya berkomitmen dalam membantu proses pengadaan CPNS yang berkualitas.

"Kemendikbud berkomitmen untuk selalu dapat membantu proses pengadaan CPNS secara akuntabel dan transparan sehingga diperoleh calon-calon aparatur sipil negara yang profesional, berintegritas dan berwawasan global," ujar Muhadjir sebagaimana dikutip dari siaran pers, Selasa (9/10/2018).

Penyusunan soal juga didukung oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi serta Badan Siber dan Sandi Negara.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemendikbud Didik Suhardi menjelaskan, jumlah total soal yang diserahkan ke Kementerian PAN-RB sebanyak 13.667 soal yang dibuat oleh 110 penulis dari 18 perguruan tinggi yang ditunjuk.

"Soal SKD ini nantinya akan diacak untuk kemudian disajikan sebagai paket soal bagi para peserta tes. Dipastikan setiap peserta akan mendapatkan paket soal yang berbeda-beda," ujar Didik.

Menteri PAN-RB Syafruddin menambahkan, proses rekrutmen CPNS kali ini merupakan momentum bersejarah.

Sebab, berdasarkan jumlah formasi adalah yang terbesar sepanjang sejarah Indonesia.

Syafruddin juga menyoroti masih banyak pihak yang berpandangan negatif atas seleksi CPNS 2018 ini.

Ia memastikan, pemerintah akan mereduksi hal itu dengan menghadirkan proses yang transparan dan akuntabel.

"Kembali saya sampaikan, ini adalah demi kepentingan bangsa dan negara," lanjut dia.

Editor: Rine Araro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved