FPSL Bitung 2018

Tarian Masamper dalam FPSL Merupakan Upaya Pelestarian Budaya

Balai Pelestarian Budaya Sulut Wilayah kerja Sulutenggo, bekerja sama dengan pemerintah kota Bitung dalam menyukseskan event FPSL 2018.

Tarian Masamper dalam FPSL Merupakan Upaya Pelestarian Budaya
TRIBUN MANADO/CHINTYA RANTUNG
Tarian Masamper dalam event Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2018, Bitung, Sulawesi Utara, Minggu (07/10/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Balai Pelestarian Budaya Sulawesi Utara (Sulut) Wilayah kerja Sulutenggo, bekerja sama dengan pemerintah kota Bitung dalam menyukseskan event Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2018.

Mereka turut terlibat dalam pelestarian budaya tarian Masamper yang ada di Kota Bitung, Sulawesi Utara.

"Kami berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan pemerintah atas ikusertaan kami dalam event FPSL khususnya dalam lomba tarian Masamper," kata Apolos Marisan, Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Sulut wilayah kerja Sulutenggo kepada Tribunmanado.co.id, Senin (08/10/2018).

Dijelaskannya, tarian Masamper menjadi salah satu potensi seni budaya yang harus terus dikembangkan pemerintah dalam pelestarian budaya di Sulawesi Utara.

"Sebuah tarian Masamper yang booming karena tampilan tariannya menunjukkan ekspresi ini menjadikan salah satu seni budaya yang harus lestarikan dan kembangan. Apalagi dibuktikan pada tahun 2015 tarian Masamper sudah lolos verifikasi penetapan warisan budaya dan mendapat sertifikat," sebutnya.

Ia pun mengatakan kami pun akan terus mendorong peningkatan potensi pelestarian budaya tarian Masamper tetapi juga pada seni budaya lainnya.

"Dengan menggali potensi dimulai dari kalangan muda, sehingga tarian ini akan terus berkembang dan tetap lestari menjadi warisan anak cucu kita nanti," jelasnya.(Tribunmanado.co.id/Chintya Rantung)

Penulis: Chintya Rantung
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help