Gempa Palu

Ricardo Sengkeh, Karyawan Mercure Palu, Belum Sempat Wujudkan Keinginannya Bangun Gereja Stasi

Pahlawan dan martir. Itulah kata yang disematkan Uskup Manado, Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC bagi Ricardo Sengkeh

Ricardo Sengkeh, Karyawan Mercure Palu, Belum Sempat Wujudkan Keinginannya Bangun Gereja Stasi
Tribun manado / David Manewus
Pemberkatan Jenazah Ricardo Sengkeh 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Pahlawan dan martir. Itulah kata yang disematkan Uskup Manado, Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC bagi Ricardo Sengkeh.

Ricardo adalah Senior Sales Eksekutif Mercure Palu yang meninggal karena gempa.

Nama Ricardo ternyata bukan hanya dikenal karena menyelamatkan nyawa orang dengan ganti nyawanya sendiri.

Finalis Utu Minut 2013 itu ternyata juga sangat berhati mulia. Ia ingin membangun sebuah gereja di sebuah stasi di Paroki Santo Paulus Palu.

Harapan ini terungkap saat kakak iparnya Ray Sibi membacakan riwayat hidup saat misa requiem pemakaman Ricardo di Desa Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara.

Pria yang supel dan suka menolong itu juga ternyata sering membagikan kalung rosario kepada umat di stasi untuk berdoa dengan menempuh jarak perjalanan puluhan kilometer.

Ricardo sempat datang mengikuti pernikahan Ray dan Miranti kakaknya 18 Agustus 2018.

Banyak yang tidak percaya juga bahwa nama tengah awalnya Hesti. Tapi menurut Pastor Paroki Laikit Pastor Bertje Karundeng yang memimpin misa, pria yang aktif di Karismatik Katolik merasa cocok dengan kata Hosti (roti yang dipecah-pecahkan tanda Tubuh Tuhan yang dibagi-bagi).

Ricardo memang membagi hidupnya untuk sesama tepat seminggu yang lalu.

Dengan gaya bertutur seakan-akan Ricardo, Pastor Bertje mencoba menceritakan situasi batin Ricardo.

"Tidak panjang nama yang kuubah. Bukan pamer tapi itu meneguhkan saya minggu lalu. Wasiatku ialah sebidang tanah yang paling berharga kuberikan (tanah yang dibeli Ricardo dan telah diberikankan pada Gereja)," kata Pastor Bertje.

Setelah misa, jenazah dibawa ke gereja Katolik Laikit. Di tempat itu, Ricardo kecil pernah menjadi Putra-Putri Altar (PPA). Ia dimakamkan di pekuburan Desa Dimembe.

Penulis: David_Manewus
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved