Gempa dan Tsunami Sulteng

Pemuda Perbatasan Galang Dana Untuk Korban Gempa Tsunami Sulteng

Tanpa melihat panas terik matahari, para pemuda Sangihe begitu semangat laksanakan penggalangan dana untuk gempa dan tsunami Sulteng

Pemuda Perbatasan Galang Dana Untuk Korban Gempa Tsunami Sulteng
TRIBUNMANADO/JHONLY KALETUANG
Nampak para pemuda Sangihe melaksanakan penggalangan di pusat kota Tahuna. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Jhonly Kaletuang

TAHUNA, TRIBUNMANADO.CO.ID - Bencana alam yang dirasakan oleh warga masyarakat di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah, juga ikut dirasakan oleh pemuda Sangihe.

Kepedulian tersebut diwujudkan oleh pemuda Sangihe, dengan melaksanakan penggalangan dana.

Dikatakan oleh Andika Janis, Koordinator Bidang Kesekretariatan, penggalangan dana dilakukan secara door to door di pusat kota Tahuna dan sekitarnya.

"Ini sebagai bentuk kepedulian Pemuda Sangihe dalam meringankan beban dari saudara-saudari kita yang menjadi korban bencana Gempa dan tsunami di Palu dan Donggala," kata Janis, Jumat (5/10/2018).

Tanpa melihat panasnya terik matahari yang membakar kulit, para pemuda Sangihe begitu semangat laksanakan penggalangan dana.

Dengan membawah spanduk berisi keprihatinan sambit menenteng dus untuk bantuan, para pemuda Sangihe terus antusias.

Sementara itu, lanjut pria yang juga merupakan pegiat lingkungan tersebut, para pemuda Sangihe yang terlibat merupakan gabungan dari beberapa organisasi, Palang Merah Indonesia (PMI), Komunitas Pecinta Alam, serta Mahasiswa Pecinta Alam Polnustar.

"Semua bersatu untuk saudara di Sulawesi Tengah. Penggalangan dana ini dilaksankanan selama satu minggu dimulai dari Kamis (3/10) nanti berakhir pada 10 Oktober," tambahnya.

Lebih lagi kata dia, pihaknya sangat bersyukur dalam penggalangan dana tersebut ada respon positif dari warga dan masyarakat di Kota Tahuna dan sekitarnya.

"Bersyukur ada bantuan didapat berupa uang, pakaian layak pakai dan logistik," terangnya.

Nantinya juga kata dia, bantuan-bantuan yang didapat tersebut akan disalurkan lewat kerjasama dengan mereka yang ada di provinsi.

"Karena memang juga saat ini ada keterbatasan berupa anggaran dari pemuda Sangihe," akhirnya, sembari berharap terus mendapat dukungan dari pemerintah, dan warga masyarakat. 

Penulis: Jhonly Kaletuang
Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved