Pembaptisan Pertama di Wilayah Sulut Ternyata Terjadi 480 Tahun Lalu, Ini Ceritanya!

Pembaptisan pertama di wilayah Sulawesi Utara (Sulut), (dulunya belum ada Provinsi Sulut), terjadi 480 tahun lalu.

Pembaptisan Pertama di Wilayah Sulut Ternyata Terjadi 480 Tahun Lalu, Ini Ceritanya!
TRIBUN MANADO/DAVID MANEWUS
Baptisan Baru saat Yubileum tingkat Kevikepan Tonsea, Sabtu (08/09/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pembaptisan pertama di wilayah Sulawesi Utara (Sulut), (dulunya belum ada Provinsi Sulut), terjadi 480 tahun lalu.

Pembaptisan itu bahkan dilakukan oleh seorang awam.

Pastor Petrus Tinangon, SS Lic His, Eccl, Dosen Sejarah Gereja STF-SP memberikan keterangan itu.

Ia menyebutkan dengan kapan baptisan pertama di Sulawesi Utara berdasarkan terbitnya seri buku Documenta Malucensia tahun 1974.

"Di sana disebutkan bahwa pada tahun 1538 sudah dilangsungkan pembaptisan di pantai Utara pulau Sulawesi. Pembaptis pertama bukan seorang pastor misionaris, melainkan seorang nakhoda kapal Portugis bernama Franscisco de Castro, yang atas perintah komandan benteng Ternate, Antonio Galvao melakukan ekspedisi atau penyelidikan ke daerah-daerah Papua, Sulawesi dan Mindanao. Faktum itu juga disebut dalam buku versi awal buku Historia das Moluccas karangan Antonio Galvao sendiri, komandan tahun 1536-1540 yang sangat disegani dan dihormati. Buku kedua ini sebenarnya sudah diterbitkan lebih dulu, tahun 1971. Kedua buku tebal dan sangat berharga ini diterbitkan dan diberi catatan kritis oleh Hubert Jacobs SJ," ujarnya.

Bagi Tinangon, pembaptisan itu tidak melulu politis, karena Perjanjian Tordesillas tahun 1494, di mana Paus Alexander VI membagi bola bumi menjadi dua kepada Spanyol dan Portugis.

Saat itu banyak dari mereka yang datang ke daerah jajahan merupakan sampah masyarakat sehingga pembaptisan bisa dianggap politis belaka.

Akan tetapi, Antonio Galvao benar- benar "fokus" pada karya misi.

Setelah itu, baptisan itu terkesan hilang tanpa jejak.

Akan tetapi ternyata 25 tahun setelah itu ada baptisan massal tahun 1563 atas "raja" Manado yang diberi nama Jeronimo dan 1500 rakyatnya oleh Pater Diogo de Magelhaes.

Halaman
12
Penulis: David_Manewus
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved