Anggota DPRD Bolsel Berharap Kemenpan Tidak Persulit Tenaga Honorer

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sukri Adam

Anggota DPRD Bolsel Berharap Kemenpan Tidak Persulit Tenaga Honorer
TRIBUNMANADO/FELIX TENDEKEN
Sukri Adam bercengkrama dengan Honorer K2 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID - Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sukri Adam, berharap Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) tidak mempersulit para honorer kategori dua (Honorer K2) dalam perekrutan melalui jalur (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Hal tersebut diutarakan olehnya ketika menerima kedatangan para Honorer K2 di kantornya untuk menyampaikan aspirasi mereka yang tidak ada kejelasan.

"Menurut pernyataan Menpan mereka harus di tes. Kalau mau tes sudah pasti banyak yang akan tersingkir," jelasnya.

Baca: Honorer Serbu Kantor DPRD Bolsel ini Penjelasan Abdi

Apalagi kata dia, jika mengikuti angka pasing grade Nasional atau standar ujian Computer Assisted Tes (CAT) yang terlalu tinggi maka banyak yang akan gugur.

"Ini juga salah satu alasan mereka datang kesini," jelasnya.

Baca: Anak-anak Nangis Menggema di Puskesmas, Ini Tanggapan Orangtua Peserta Imunisasi MR di Bolsel

Dia melihat untuk hal tersebut tinggal bagaimana daerah membijaki, dengan bersama-sama menyampaikan aspirasi langsung ke pusat.

"Jangan sampai tersingkir, kasihan mereka sudah mengabdi bertahun-tahun," pintanya.

Tambahnya, akan ada dua orang Honorer K2 akan bertolak ke Kota Manado bersama-sama anggota DPRD Bolsel pada Senin pekan depan untuk menyuarakan keluh kesah yang belum didengarkan.

Tags
DPRD
Bolsel
Penulis: Felix Tendeken
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved