Bunga Kredit Berpeluang Naik Lagi

Suku bunga acuan di Indonesia berpotensi kembali naik mengikuti bunga acuan di Amerika Serikat (AS). The Fed kemungkinan besar

Bunga Kredit Berpeluang Naik Lagi
Kompas.com
Bank Indonesia 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Suku bunga acuan di Indonesia berpotensi kembali naik mengikuti bunga acuan di Amerika Serikat (AS). The Fed kemungkinan besar mengerek bunga acuan di Negeri Paman Sam dalam rapat bank sentral AS, Rabu besok (26/9).

Catatan saja, BI telah menaikkan bunga acuan sebanyak 125 basis poin (bps) sejak Mei 2018 hingga Agustus 2018 lalu. Jika bunga acuan kembali dikerek lebih tinggi, tentu itu akan berimbas ke kian mekarnya bunga perbankan.

Direktur Resiko, Strategi dan Kepatuhan Bank Tabungan Negara (BTN) Mahelan Prabantarikso mengungkapkan, masing-masing bank akan menyesuaikan kondisi perusahaan termasuk kenaikan tingkat bunga dana serta sentimen pasar.

"Bunga kredit pada dasarnya bank akan menyesuaikan. Namun biasanya sekitar tiga bulan setelah ada penyesuaian dari bunga dana," ujar Mahelan.

Secara umum, saat ini BTN ini sudah mencatat kenaikan bunga kredit sebanyak 25 hingga 50 bps. "Kenaikan bunga kredit tersebut untuk beberapa produk kredit dan bertahap, tidak serentak," katanya, Senin (24/9).

Adapun PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sepanjang Agustus 2018 sudah menaikkan bunga kredit sebesar 25 bps. Direktur Keuangan BCA Vera Eve Lim menyebut, kenaikan bunga kredit mengimbangi kenaikan bunga dana yang terjadi di bulan-bulan sebelumnya.

Secara terpisah, Direktur BCA Suwignyo Budiman menambahkan, sampai akhir 2018 ruang peningkatan bunga kredit masih terbuka. Alasan dia, saat ini memang tren suku bunga kredit perbankan tengah mengalami kenaikan pasca transmisi BI rate yang sudah terjadi sejak awal tahun ini.

"Bunga kredit memang akan naik terus, tapi tergantung persaingan pasar juga. Kenaikan bunga kredit harus ikuti nilai pasar, karena semua bersaing," ujar dia.

Tergantung dana

Bank yang memiliki biaya dana atau cost of fund (cof) relatif rendah, biasanya tak terlalu terdesak menaikkan bunga kredit. Namun, Suwigyo tidak menampik bahwa peningkatan bunga kredit masih akan terjadi di masa datang.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved