Surat 'Ultimatum' Mendagri Sampai ke Tangan Bupati Talaud, SWM Diberi Waktu Sepakan

Tjahjo Kumolo memberikan surat ultimatum bagi Bupati Talaud, Sri Wahyumi Manalip (SWM) terkait pelanggaran memutasi PNS usai Pilkada 2018.

Surat 'Ultimatum' Mendagri Sampai ke Tangan Bupati Talaud, SWM Diberi Waktu Sepakan
ist
Sekretaris Provinsi Sulut Edwin Silangen didampingi Jemmy Kumendong Karo Pemrrintah dan Humas menyerahkan surat Mendagri ke Bupati Talaud Sri Wahyumi Manalip. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIVUNMANADO.CO.ID, MANADO - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo memberikan surat ultimatum bagi Bupati Talaud, Sri Wahyumi Manalip (SWM) terkait pelanggaran memutasi PNS usai Pilkada 2018.

Penyerahan surat itu memanfaatkan momen HUT Provinsi Sulut ke-54 di Kantor DPRD Sulut, Senim (24/09/2018) yang turut mengundang Bupati Talaud.

Penyerahan itu dilakukan di ruang kerja Ketua DPRD Sulut.

Kepala Biro Pemerintahan dan Humas, Jemmy Kumendong menjelaskan surat dari Mendagri ditujukan ke gubernur tembusan ke Bupati Talaud.

"Intinya surat itu meminta kepada Bupati Talaud untuk mengembalikan pejabat yang dinonjobkan," kata dia kepada tribunmanado.co.id, Senin (24/9/2018).

Bupati Talaud diberi waktu seminggu untuk menindaklanjuti surat Kemendagri tertanggal surat diterima yakni, Senin (24/09/2018).

"Jika tidak maka akan diberi sanksi pemberhentian tetap," kata Jemmy.

Ia melanjutkan, untuk pemberhentian kepala daerah ada dua mekanisme yang bisa ditempuh, lewat DPRD dan Kemendagri.

"Kita bisa melaksanakan opsi pemberhentian dari Kemendagri," kata dia.

Jika Bupati Talaud tidak mengembalikan jabatan PNS yang dinonjobkan maka gubernur tinggal menyurat ke Mendagri.

Kemendagri akan melakukan proses pemberhentian bupati. (ryo)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help