CPNS 2018 - Sadly Mokodongan Senang Ada Kuota Tenaga Kesehatan di Bolsel

Dokter Sadly Mokodongan, mengaku senang pada proses penerimaan CPNS 2018, sebab tenaga kesehatan juga masuk dalam kuota.

CPNS 2018 - Sadly Mokodongan Senang Ada Kuota Tenaga Kesehatan di Bolsel
TRIBUNMANADO/FELIX TENDEKEN
Dokter Sadly Mokodongan (menggunakan peci hitam) saat bersama tim akreditasi Sulut 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Kepala Dinas Kesehatan Bolsel, dokter Sadly Mokodongan, mengaku senang pada proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 ini, sebab tenaga kesehatan juga masuk dalam kuota.

Masuknya beberapa formasi kesehatan dinilai akan membantu pihaknya dalam meningkatkan pelayanan di tengah kurangnya tenaga kesehatan berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di seluruh fasilitas kesehatan (faskes) baik Rumah Sakit Daerah (RSD) mapun Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

“Alhamdullilah, dari kuota yang ada sebanyak 295 sebanyak 80 adalah kuota untuk tenaga kesehatan,” jelasnya, Senin (24/9).

Diakui oleh Mantan Kepala RSD Bolsel, Bolsel memang kekurangan tenaga medis terlebih khusus dokter ahli. Untuk menutupi kekurangan tersebut, pihaknya harus menyewa dokter dari luar daerah dengan sistem kontrak.

“Terinformasi kuota untuk dokter umum sebanyak enam orang, dokter gigi enam orang, kemudian tenaga perawat, bidan, dan teknis kesehatan,” jelasnya.

Sadly, sapaan akrabnya, memastikan seluruh wilayah Puskesmas akan memiliki tenaga kesehatan tetap setelah nanti para CPNS lulus dan dinyatakan sebagai pegawai Bolsel.

“Mereka akan menempati Puskesmas yang belum memiliki dokter gigi dan dokter umum,” ucap Sadly.

Senada diucapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Mutasi dan Pengadaan di Badan Kepegawaian dan Peningkatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sahandy Lamato.

“Beragam, selain dokter ada perawat, bidan, apoteker, tenaga gizi, teknik elektro medis, perekam medis, dan sebagainya. Kita adakan kuotanya tentu sesuai kebutuhan di Bolsel,” tandasnya.

Penulis: Felix Tendeken
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help