Arina Pimpin Ibadah Pembukaan GMIM Expo

Arina mengatakan GMIM bersinode mulai tahun 1934. Menurutnya, sebelumnya penginjilan mulai awal abad 16

Arina Pimpin Ibadah Pembukaan GMIM Expo
Ketua Sinode Gereja Masehi Injili Minahasa (GMIM) Pendeta Hein Arina memimpin ibadah pembukaan GMIM Expo dalam rangka GMIM Bersinode ke-84 di Kolongan Tetempangan, Senin (24/09/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Manado, David Manewus

TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Ketua Sinode Gereja Masehi Injili Minahasa (GMIM) Pendeta Hein Arina memimpin ibadah pembukaan GMIM Expo dalam rangka GMIM Bersinode ke-84 di Kolongan Tetempangan, Senin (24/09/2018).

Arina mengatakan GMIM bersinode mulai tahun 1934. Menurutnya, sebelumnya penginjilan mulai awal abad 16

"Protestan masuk abad 17, Zending permulaan awal 19. GMIM permulaan abad 20," katanya.

Ia mengatakan semua merasakan cinta Tuhan yang begitu dalam. Ia mengatakan di tujuh kabupaten kantor pemerintahan dan perusahaan saat acara WKI atau PK/B sepi.

"Sebagian kantor misalnya banyak pria kaum bapa. Ini mengambarkan eksistensi GMIM," katanya

Ia mengatakan melalui firman diajarkan bagaimana mencintai Yesus. Juga mencintai Kepala Gereja yaitu Yesus.

"Untuk memahami kidung Agung 1:1-8 (yang dibacakan) harus membaca semua dari pasal 1-8 juga pengkotbah 1-12 dan 1-31. Itu memiliki general picture bukan hanya mereduksi. Cinta jangan pendekatan humanistik," katanya.

Penulis: David_Manewus
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help