Inilah Laporan Tahap Awal Persiapan Sinode Keuskupan Manado

Puncak perayaan Yubileum 150 tahun Gereja Katolik bertumbuh dan berkembang kembali sudah dilaksanakan 14 September 2018

Inilah Laporan Tahap Awal Persiapan Sinode Keuskupan Manado
TRIBUNMANADO/DAVID MANEWUS
Pra Sinode Keuskupan Manado 

Laporan Wartawan Tribun Manado David Manewus

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Puncak perayaan Yubileum 150 tahun Gereja Katolik bertumbuh dan berkembang kembali sudah dilaksanakan 14 September 2018.

Sebelumnya dalam rangka Yubileum diadakan sinode.

Pastor Steven Lalu, Ketua bidang Sinode memberikan laporan lengkap soal itu. Ia memulai dengan tahap persiapan sinode.

Baca: Hari Ini 150 Tahun Lalu, Pastor Van De Vries Tiba di Langowan, Kembalinya Gereja Katolik

"Tanggal 04 Januari 2018, Uskup Keuskupan Manado mempromulgasikan Panitia Yubileum 150 tahun kembalinya iman Katolik di Keuskupan Manado. Tiga  Bidang  Kepanitiaan dibentuk. Salah satunya adalah Panitia Musyawarah Pastoral," katanya.

Ia mengatakan dalam Rapat Panitia bersama Uskup kemudian disadari adalah lebih tepat menyelenggarakan Sinode Keuskupan, karena output yang diharapkan Uskup adalah Arah Dasar Keuskupan.

Karena itu Panitia berubah nama menjadi Panitia Persiapan Sinode Keuskupan.

"Panitia Persiapan menggelar Rangkaian Rapat awal bersama dan tanpa Uskup di Radio Montini Manado untuk menghasilkan Dokumen Kerangka Acuan (TOR) Persiapan Sinode atau bahasa teknis penyelenggaran Sinode disebut Linieamenta. Tugas pertama panitia adalah mengumpulkan data dan masukan dari semua pihak  dalam rangka menyusun Instrumentum Laboris atau dalam bahasa teknis Pedoman  pelaksanaan Sinode dari Tahta Suci Vatikan disebut Directorium," katanya.

Baca: Gubernur Olly Hadiri Perayaan Puncak Yubilium Ke-150 Tahun Gereja Katolik Keuskupan Manado

Ia mengatakan dalam rangka mempersiapkan Instrumentum Laboris Panitia Persiapan menempuh tiga cara.

Pertama Studi Dokumen milik Keuskupan Manado: Hasil Muspas 1993, Hasil Sinode tahun 2000, 

Hasil Revitalisasi dan Restrukturisasi tahun 2008, dan Renstra hasil Lokakarya Keuskupan tahun 2011 dan Dokumen-dokumen Gereja yang berhubungan dengan Sinode Keuskupan.

"Kemudian Bekerja sama dengan Komisi PSE-Keuskupan dan Panitia APP untuk menjadikan momentum Animasi APP untuk mendapatkan masukkan dan sekaligus mulai mengajak seluruh umat untuk bersyn-odos-berjalan bersama. Karena itu ditetapkanlah Tema APP 2018 tidak mengikuti tema nasional tentang Lingkungan hidup tetapi menyesuaikan dengan Pokok-pokok bahasan yang dipersiapkan team persiapan sinode. Team menunjuk Panca Perutusan Gereja dengan metode Appreciative Inquiry sebagai jalan masuk mendapatkan data," katanya.

Ia mengatakan karena itu Panitia Persiapan Sinode dan Panitia APP yang secara kebetulan dipercayakan kepada orang yang sama, mereka menggodok tim dan mengadakan Semiloka untuk setiap Kevikepan. Seluruh biaya ditanggung oleh Komisi PSE dan Panitia APP Keuskupan.

"Diklasifikasi atas beberapa tema dan kemudian didalami dalam kelompok kecil.Diskusi kelompok terfokus menggunakan pertanyaan terstruktur dan terbuka (open ended), yang memungkinkan peserta untuk memberikan jawaban yang disertai dengan penjelasan-penjelasan. Peserta diskusi kelompok terfokus dipilih dengan metode purposive sampling karena para peserta adalah pimpinan dan anggota dewan pastoral paroki (DPP) dan dewan pastoral stasi " katanya.

Ia mengatakan para DPP dan DPS dianggap memahami realitas wilayah mereka berkarya. Diskusi kelompok terfokus dipimpin oleh seorang fasilitator untuk masing-masing kelompok dan didampingi oleh seorang anggota supporting team sebagai notulis.

Penulis: David_Kusuma
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help