Cerita Caleg Simon dan Saleh Manfaatkan Strategi Pemenangan Tanpa Anggaran Besar

Simon Sili Gesimaking dan Saleh Nggiu, kedua caleg ini memanfaatkan strategi pemenangan tanpa anggaran besar

Cerita Caleg Simon dan Saleh Manfaatkan Strategi Pemenangan Tanpa Anggaran Besar
Kolase Tribun Manado
Simon Sili Gesimaking (kuning), dan Saleh Nggiu biru) 

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pertarungan pemilihan legislatif telah dimulai. Para caleg mulai menyiapkan peluru untuk meraup suara rakyat, termasuk dana.

Dua caleg yang diwawancarai Tribun enggan menyebutkan total anggaran yang disiapkan. Seperti Simon Sili Gesimaking, Caleg Golkar Dapil 4 Kab Minahasa (Tombulu, Pineleng, Mandolang, Tombariri dan Tombariri Timur).

Ia mengaku dana yang ia siapkan sesuai dengan operasional misalnya alat peraga kampanye baliho dan spanduk. Serta atribut lain stiker, pamflet, kalender dan kaos untuk tim pemenang.

"Juga dana untuk acara suka seperti ulang tahun dan resepsi pernikahan sesuai undangan, serta dana duka. Juga dana operasional untuk tim pemenangan di masing-masing desa dan daerah lumbung suara," ujarnya.

Simon target menang. Ada banyak indikator menurutnya. Pertama karena faktor investasi sosial yang dibangun selama ini dengan masyarakat seperti bergaul dengan siapa saja, selalu hadir di acara suka dan terlebih duka selama ini. Juga membaur dengan masyarakat.

"Terlibat aktif di kegiatan dan program desa, di rukun-rukun baik di jaga, desa maupun kumpulan lainnya. Sering menggelar sejumlah even sebagai ketua panitia. Terlibat di organisasi-organisasi kemasyarakatan. Juga faktor keluarga besar istri," ujar Tonaas Media DPP Laskar Manguni Indonesia ini

Faktor penting di sini menurutnya adalah latar belakang sebagai jurnalis selama 15 tahun. Terlebih di lingkungan DPRD dan pemerintahan sehingga punya modal wawasan yang luas tentang tupoksi dan apa yang nanti diperjuangkan untuk masyarakat saat terpilih.

"Saya sudah mundur dari profesi jurnalis sebagai ketaatan pada kode etik jurnalis. Saya berkomitmen takkan berpolitik uang dan berpolitik identitas," ujar Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Nusa Tenggara Timur Provinsi Sulawesi Utara, yang tinggal di Desa Pineleng Dua ini.

Apresiasi kepada Ketua DPD 1 Golkar Tetty Paruntu dan Ketua DPD 2 Careiq N Runtu yang tidak hanya merekrut kader tapi juga mengakomodir figur non kader yang dianggap potensial terlebih profesi jurnalis. Simon punya slogam "Bekerja Jujur, Tulus Mengabdi demi Kebaikan bersama".

Senada dikatakan Caleg PKB Dapil Paal Dua - Tikala, nomor urut 5, Saleh Nggiu. Ia mengaku lebih banyak main strategi pemenangan. Ia tak menyiapkan uang banyak dalam pertarungan ini.

"Basis saya di kampung sekitar 75 persen mendukung. Pemilih di kampung ada sekitar 1.600 pemilih. Lumayan lah untuk pasang target menang itu. Anggaran ada, nominalnya tak saya sebutkan," ujarnya. 

Penulis: Finneke_Wolajan
Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved